Suara.com - Para peneliti hiu Australia mencurigai keberadaan mahluk pemangsa misterius di lautan. Mereka menduga, mahluk yang mereka juluki Predator Super itu memiliki ukuran lebih besar dari hiu yang mereka teliti.
Kecurigaan itu muncul setelah mereka menemukan alat pelacak yang mereka pasang pada tubuh seekor hiu penelitian. Alat pelacak itu terdampar di pantai empat bulan setelah dipasang pada tubuh si hiu.
Data yang terkumpul pada alat tersebut menunjukkan hal yang sangat mengejutkan. Berdasarkan pemeriksaan, alat itu mencatat peningkatan suhu secara tajam dan tiba-tiba. Data yang ada juga menunjukkan bahwa alat tersebut masuk kedalaman hingga 580 meter di bawah permukaan laut.
Para peneliti yakin, tubuh si hiu sepanjang 2,7 meter, di mana alat itu terpasang, dimangsa oleh mahluk lain yang berukuran lebih besar. Peningkatan suhu menandakan bahwa alat itu masuk ke dalam sistem pencernaan mahluk misterius itu.
Mereka belum dapat memastikan mahluk apa itu. Namun dugaan mengarah pada hiu putih besar kanibal.
Kasus tersebut akan diungkap secara rinci dalam sebuah tayangan dokumenter berjudul The Hunt for the Super Predator yang akan ditayangkan oleh stasiun televisi ABC. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
Eksplorasi Ekologi dan Nasib Hiu di Papua Nugini dalam The Shark Caller
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
47 Meters Down: Uncaged, Melawan Labirin Maya dan Hiu Buta, Malam Ini di Trans TV
-
Kok Bisa Hiu Tutul Sering 'Nyasar' ke Pantai Indonesia? Ternyata Ini Alasannya!
-
Teknologi DNA Jadi Kunci Selamatkan Hiu dan Pari, Tapi Indonesia Terkendala Biaya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Flagship Cocok Buat Upgrade THR Lebaran
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
6 HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta, Lancar untuk Game dan Multitasking
-
Spesifikasi Xiaomi Pad 8 di Indonesia: Tablet Rp7 Jutaan dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan AI
-
Oppo Watch X3 Segera Debut, Usung Bodi Titanium Premium
-
vivo V70 Series Resmi di Indonesia: Kamera ZEISS 10x Zoom atau 200MP, Pilih Festival atau Travel?
-
Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri
-
5 HP Murah dengan Memori UFS, Anti Lemot saat Buka Banyak Aplikasi
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Babak Terakhir di Night City, CDPR Umumkan Tak Ada Lagi DLC untuk Cyberpunk 2077