Suara.com - Samsung Electronic menunda peluncuran produk terbarunya dengan sistem Tizen. Produk tersebut tidak lagi menggunakan sistem operasi Android dari Google yang selama ini dipakai oleh perusahaan smartphone dari Korea Selatan itu.
Penundaan itu merupakan sebuah pukulan bagi Samsung yang sudah berencana akan memperkenalkan sistem operasi terbarunya yang tidak lagi bergantung kepada Android.
Samsung Z yang menggunakan platform Tizen rencananya akan dijual pertama kali di Rusia pada triwulan ketiga tahun ini sebelum dilepas ke pasar lain di dunia.
Namun, Samsung menunda peluncuran itu karena masih ada sistemTizen yang harus disempurnakan. Akan tetapi, Samsung tidak menjelaskan kapan jadwal baru dari peluncuran Sansung Z.
Sebagian besar produk Samsung termasuk Galaxy S menggunakan sistem operasi Android. Samsung mengungkapkan, sisten operasi Tizen tidak hanya untuk telepon tetapi juga bisa tersambung dengan sejumlah perabot rumah seperti kunci pintu dan juga jam yang memungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain di masa yang akan datang.
Dalam beberapa bulan terakhir, Samsung telah memperkenalkan alat lain yang menggunakan Tizen seperti kamera dan juga jam pintar serta prototype televisi dan jam pintar Tizen. (Emirates247.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa
-
Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing
-
Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung