Suara.com - Facebook, dengan sedikit "memaksa" meminta pengguna aplikasi mobilenya untuk mengunduh aplikasi Facebook Messenger jika ingin tetap berhubungan dengan teman-temannya di Facebook. Langkah itu dinilai sebagai upaya Facebook untuk mendorong pertumbuhan aplikasi Messenger yang terpisah dari aplikasi Facebook.
Pada bulan April lalu, Facebook memisahkan aplikasi chatting itu dengan aplikasi Facebook dan mulai meminta pengguna di negara-negara Eropa untuk mengunduh aplikasi Messenger. Kini, Facebook meminta seluruh penggunanya untuk mengunduh aplikasi itu.
Permintaan Facebook itu disampaikan lewat surel yang dikirimkan kepada sejumlah pengguna. Mereka menyebut Messenger sebagai "aplikasi gratis yang lebih cepat dan lebih dapat diandalkan untuk pengiriman pesan sehari-hari".
Namun, tidak semua pengguna senang dengan permintaan itu. Beberapa analis teknologi bahkan menyebut itu sebagai upaya Facebook untuk menambah iklan di antarmuka aplikasi tersebut. Selain itu, Facebook juga dianggap akan semakin mudah melacak pembicaraan orang-orang di sosial media.
Terlepas dari keengganan pengguna, memang ada yang baru pada aplikasi Facebook Messenger tersebut. Seperti dilansir di laman Tech Times, dengan Messenger, pengguna bisa merekam video berdurasi 15 detik. Video itu bisa dikirimkan kepada teman-teman pengguna.
Untuk membesarkan Messenger, Facebook mempekerjakan David Marcus, mantan direktur PayPal, sebagai wakil direktur (VP) dari produk tersebut. (Tech Times)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?