Suara.com - Perusahaan jasa transportasi Express Group mulai memanfaatkan sistem pemesanan taksi di Jabodetabek melalui gadget atau perangkat berbasis Android dengan sekali klik untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan antar.
"Masyarakat semakin menuntut kecepatan dan kemudahan. Ini untuk merespon tuntutan tersebut, sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi yang pesat," kata Direktur Keuangan PT Express Transindo Utama Tbk David Santoso kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/8/2014).
Untuk melakukan pemesanan melalui aplikasi yang dinamakan Express Now ini masyarakat bisa mengunduhnya di google play store dan mendaftarkan diri dengan memasukkan pin sesuai keinginan untuk mendapat kode verifikasi.
"Setelah itu masyarakat langsung bisa memesan taksi dengan sekali klik, kapan saja dan di mana saja di daerah Jabodetabek. Taksi terdekat akan segera mendatangi pemesan, dan menampilkan nama pemesan di layar LED di atas taksi saat menjemput calon penumpangnya," katanya.
Dengan aplikasi itu pemesan juga dapat mengetahui lokasi taksi yang telah dipesan dengan menggunakan sistem GPS yang terpasang di setiap taksi, ujarnya.
Express yang saat ini memiliki lebih dari 10.000 unit armada, lanjut dia, sedang mengembangkan aplikasi ini agar pemesanan taksi bisa juga dilakukan melalui Windows Phone dan iOS.
Sementara itu pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan, sistem pemesanan melalui teknologi internet akan berkontribusi besar terhadap pengurangan kemacetan karena taksi-taksi kosong tak perlu lagi bertebaran mencari penumpang.
Menurut dia pengurangannya bisa sampai 20 persen, berhubung saat ini saja ada sekitar 30.000 taksi yang bertebaran di Jakarta, dan itupun masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat ibu kota.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan