Suara.com - Produsen alat penyimpanan flash, SanDisk meluncurkan produk terbarunya yakni kartu memori UHS-I SanDisk Extreme Pro SDXC 512 GB.
Kartu flash yang diklaim sebagai kartu dengan kapasitas memori terbesar di dunia ini dibanderol dengan harga Rp11 juta per unit.
"Harga untuk kartu SD 512 GB ini dijual Rp11juta per unit," kata Country Manager Indonesia, SanDisk Corporation, Idris Effendi di Jakarta, Selasa (30/9/2014).
Kartu ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan khalayak profesional industri yang membutuhkan peralatan canggih untuk mengambil video Ultra High Definition 4K, video full HD dan fotografi mode burst.
Untuk video 4K, Idris menyebut bahwa kualitas video ini sangat membutuhkan kapasitas memori yang mumpuni. Karena, lanjutnya, untuk satu video 4K berdurasi 3 menit butuh kapasitas hampir 1GB. "Untuk video 4K, memori ini bisa menampung lebih dari 10 video," imbuhnya.
Memori ini diklaim mampu mencatat data dengan kecepatan 90MB/detik sehingga cocok untuk merekam video beresolusi tinggi.
Sementara itu, Product Marketing Management, Asia Pacific SanDisk Corporation, Hui Low menyebut bahwa teknologi kamera masa kini yang semakin canggih juga membutuhkan penyimpanan yang bisa berakselerasi dengan teknologi kamera. "Memori ini memang didesain untuk kaum profesional," katanya.
Dengan adanya alat penyimpanan yang berteknologi tinggi, penggunaan kamera dengan teknologi tinggi pun diharapkan akan semakin bertumbuh. "Jumlah kamera dengan spesifikasi tinggi yang mengadopsi format tersebut juga akan meningkat," katanya.
Berita Terkait
-
Dari Kaset ke SD Card: Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Kita Mengabadikan Momen
-
Biwin Amber CB500 Bawa Era Baru Kartu Memori CFexpress untuk Kreator Video
-
Tips Amankan Data Pribadi, Jangan Sampai Momen Lebaran Hilang!
-
Sandisk Punya Tampilan Baru, Gambarkan Ketangguhan Ekspresi Data
-
Tak Hanya Ukuran, Ini Perbedaan Memori SD Card, Mini SD, dan Micro SD
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation