Suara.com - Iran menutup akses ke sebuah laman Instagram yang memamerkan foto-foto gaya hidup muda-mudi kalangan atas negara tersebut. Laman Instagram Rich Kids of Tehran atau Bocah-bocah Kaya Teheran tersebut sempat memicu kemarahan publik Iran.
Akun instagram tersebut memuat kumpulan foto muda-mudi kaya Iran sedang menaiki mobil-mobil sport mewah, mengenakan jam tangan mahal, dan minum-minum di tepian kolam renang. Lama itu juga menampilkan foto-foto perempuan tak berhijab, bahkan berbiki.
Sebelumnya, laman tersebut mendapat perhatian media internasional pada awal pekan ini. Kini, menurut kicauan pengguna Twitter dan situs berita yang berafiliasi dengan kaum konservatif, laman tersebut sudah ditutup.
Lansiran Weblognews.ir, laman Instagram tersebut memuat gambar-gambar vulgar. Karena itulah, laman itu "disensor".
Sejak dibuat pada tanggal 13 September lalu, laman Istagram tersebut sudah memiliki lebih dari 70 ribu follower. Setelah mendapat sorotan media, admin laman Instagram tersebut membuat keterangan soal apa sebenarnya yang dimuat laman tersebut.
"Kawasan Timur Tengah di televisi selalu menerima perhatian negatif dan kami hanya ingin menunjukkan bahwa Teheran (ibukot Iran) tidak seperti itu," bunyi keterangan pada laman tersebut.
"Laman ini tidak bermuatan politik dan kami tidak pernah punya niatan buruk. Kami tidak menyangka laman ini menjadi berita besar di seluruh dunia," tulis admin di laman itu.
Sejumlah pengamat khawatir, akun Instagram tersebut dapat membahayakan orang-orang yang ada dalam foto-foto itu. Tentu masih segar dalam ingatan soal enam pemuda Iran yang ditangkap dan divonis penjara dan hukum cambuk setelah berjoget mengiringi lagu "Happy" dari Pharrell Williams. Aksi joget mereka direkam dalam sebuah video dan diunggah ke Youtube.
Sosok muda-mudi dalam laman Rich Kids of Tehran memang tidak jelas identitasnya. Namun, beberapa pengamat menduga, beberapa diantaranya adalah putra dan putri elit politik Iran.
"Sebagian besar dari mereka memiliki orangtua yang tak tersentuh," tutur Sara, seorang konsultan IT di Teheran seperti dikutip oleh London Times. (Mashable)
Tag
Berita Terkait
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Instagram Exclusive Artis: Saat Parasocial Relationship Jadi Ladang Bisnis
-
Menggugat Filter Dysmorphia TikTok dan Instagram yang Merampas Percaya Diri
-
Gampang Banget, Begini Cara Bikin Caption Berbeda di Tiap Foto Carousel Instagram
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar