Suara.com - Salah satu ilmuwan yang mengembangkan pil kontrasepsi memperkirakan bahwa obat-obat ciptannya tidak lagi akan berguna di masa depan karena sebangian besar manusia akan memilih untuk disterilkan dan seks semata-semata hanya akan berfungsi sebagai hiburan pada 2050.
Dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph, Professor Carl Djerassi, mengatakan bahwa jumlah anak yang dilahirkan melalui prosedur bayi tabung di Barat terus meningkat. Kecendrungan itu akan mendorong kaum muda untuk menyimpan dan mengawetkan sperma dan sel telur mereka di usia muda untuk dibuahi di masa depan.
Setelah itu, jelas Djerasi, manusia akan lebih memilih untuk menjalani prosedur sterilisasi karena tidak ada lagi tuntutan untuk menghasilkan anak dengan cara tradisional, yakni berhubungan seksual.
"Dalam beberapa tahun lagi, katakanlah sekitar 2050, lebih banyak perempuan subur yang memilih prosedur bayi tabung ketimbang sekitar lima juta perempuan mandul," kata ilmuwan berusia 91 tahun itu.
"Bagi mereka, pemisahan antara seks dan reproduksi sudah sampai di level 100 persen," imbuh bekas pengajar di Universitas Stanford, Amerika Serikat.
Dia memperkirakan bahwa perempuan berusia 20an tahun akan memilih prosedur bayi tabung untuk menunda kehamilan tanpa perlu cemas akan tibanya masa menopause.
"Inseminasi buatan akan menjadi metode normal, tanpa senggama, untuk mempunyai anak," beber dia.
Dia menambahkan dengan semakin jamaknya pembuahan bayi tabung, maka angka aborsi akan berkurang karena anak yang dilahirkan "adalah anak yang didamba-dambakan". (The Guardian/The Telegraph).
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Terpopuler: Update Kode Redeem FC Mobile Terbaru, HP Lipat Oppo Find N6 Siap Debut?
-
5 HP Layar AMOLED Curved 120 Hz, Pesaing Infinix Note Edge Cuma Modal Rp3 Jutaan
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 23 Januari 2026, Ada Sukuna Bundle dan Voice Pack
-
Ekosistem REDMI Note 15 Series Kian Lengkap dengan Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses
-
7 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa Cocok Buat Multitasking
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Januari 2026, Klaim Pemain TOTY 115-117 Gratis
-
Asus Perkenalkan Zenbook AI Terbaru: Desain Super Tipis, Performa Cerdas, Baterai Tahan Lama
-
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
-
5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Jutaan Terbaik 2026, Performa Stabil untuk Multitasking
-
Baterai HP Cepat Habis dan Panas? Waspada Penyadapan, Ini Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak