Suara.com - Sony Pictures Entertainment, perusahaan produsen film milik Sony, mengaku telah dibobol oleh peretas pada pekan kemarin. Akibatnya sejumlah film yang belum diluncurkan ke publik berhasil diretas dan disebar ke beberapa website berbagi file.
Dari sejumlah film yang dicuri ada empat judul yang belum dirilis. Beberapa di antaranya adalah film musikal, "Annie" dan "Mr.Turner". Keduanya akan mulai diputar di bioskop Desember ini. Selain itu ada juga "Still Allice" yang baru akan dimainkan Januari mendatang dan "Furry", film yang diperankan Brad Pitt yang baru saja diputar di bioskop bulan lalu.
Sony menolak mengomentari pencurian film itu, tetapi mengatakan sedang bekerja sama dengan penegak hukum untuk menyelidiki peristiwa itu.
"Pencurian konten Sony Pictures Entertainment adalah kejahatan dan kami bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengatasi masalah ini," kata juru bicara Sony.
Sebelumnya, awal pekan lalu, sebuah kelompok peretas yang menamakan diri #GOP (Guardian of Peace), mengklaim telah meretas pusat data Sony Pictures dan mengancam akan membocorkan data-data rahasia ke publik jika permintaan mereka tidak dikabulkan.
Tidak dijelaskan apa tuntutan kelompok tersebut.
Serangan terhadap jaringan komputer Sony terdeteksi sejak 24 November lalu. Menurut situs berita Recode, serangan itu diduga digalang oleh pemerintah Korea Utara.
Korea Utara sebelumnya mengajukan keberatan atas film terbaru Sony yang berjudul "The Interview", yang akan diluncurkan Desember ini. Film komedi itu bercerita tentang wartawan televisi yang terlibat dalam rencana pembunuhan Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara. (Cnet)
Berita Terkait
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Sony FX5 Ubah Kamera Sinema Jadi Lebih Ringkas, Bawa Open Gate dan RAW Internal
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Tecno Pova 8 5G Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Kamera Sony
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum