Suara.com - Jakarta menduduki peringkat ke-34 dari 40 kota dalam survei Peringkat Kota Dunia berdasarkan tingkat kematangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and Communication Technology) yang dilakukan oleh Ericsson.
Dalam survei yang dirilis di Jakarta, Rabu (3/12/2014), disebutkan bahwa lima peringkat pertama diduduki oleh Stockholm, London, Paris, Singapura, dan Kopenhagen.
"Sedangkan Indonesia di peringkat 34 bahkan berada di bawah Manila," kata VP Marketing & Communication at Ericsson Indonesia, Hardyana Syintawati.
Survei ini melihat pengaplikasian ICT dalam tiga jajaran dasar kehidupan masyarakat yang berefek besar pada kesejahteraan masyarakatnya yakni ekonomi, sosial, dan pengembangan lingkungan.
Dalam survei tersebut terlihat bahwa pengembangan ICT yang terkoneksi bisa mendukung pengembangan kota-kota urban yang lebih berkelanjutan.
"Jadi lebih kepada pengembangan ICT yang berkelanjutan dan terintegrasi bisa memberikan efek pada tiga basis tadi," katanya.
Kota dengan perkembangan ICT yang terintegrasi bisa memberikan keamanan sosial bagi warganya. Karena masing-masing lini pendukung keamanan warga sudah terintegrasi dalam satu wadah.
"Misalnya ada kebakaran, itu langsung disampaikan ke pemadam kebakaran. Bahkan untuk yang lebih jauh lagi, sepanjang jalan menuju lokasi, lalu lintasnya dibuka agar pemadam kebakaran cepat tiba," jelas Hardyana.
Untuk segi ekonomi, perkembangan teknologi informasi ini bisa seharusnya memberikan sumber ide dan konsep untuk wirausaha.
"Di Jakarta sekarang ini, pengguna jaringan mobile sudah banyak, hanya saja penggunaannya belum maksimal," tutup dia.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation