Suara.com - Dukungan pengguna sosial media Twitter terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penangkapan Wakil KPK Bambang Widjayanto dengan hastag #SaveKPK terus meningkat.
"Hingga pukul 22.25 wib, jumlah kicauan dengan #SaveKPK mencapai 211,673," jelas pengamat sosial media VComm, Arif Hidayat, dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Sabtu (24/1/2015).
Selain #SaveKPK yang telah menjadi trending topik di Indonesia sejak Jum'at pagi, kicauan lainnya yang terkait penangkapan wakil ketua KPK adalah "KPK vs POLRI" dan "Cicak VS Buaya".
"Untuk KPK vs POLRI" sebanyak 29,210 kicauan, dan Cicak VS Buaya sebanyak 22,014," jelasnya.
Arif memperkirakan, jumlah kicauan #SaveKPK akan terus meningkat, "pada malam hari rata-rata kicauan #SaveKPK mencapai dua belas ribu kicauannya perjam dan kicauan tertinggi terjadi pada siang dan sore hari," tambahnya.
Selain menjadi top trending topik di Indonesia, #SaveKPK juga sempat mencapat posisi kedua Trending Topic Worldwide (TTWW).
Selain makin banyaknya kicauan melalui twitter dukungan terhadap KPK juga bermunculan melalui Facebook, "ada beberapa grup baru di FB yang lahir merespon penangkapan wakil ketua KPK, diantara grup Referendum Rakyat Selamatkan KPK," pungkas Arif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik