Suara.com - Tampaknya pasukan militer khusus di darat, laut, dan udara belum cukup untuk Inggris, karena negara yang dikepalai oleh Ratu Elizabeth itu akan membentuk pasukan khusus yang beroperasi di dalam Facebook. Ya, Facebook yang media sosial di internet itu.
Brigade 77, nama satuan khusus itu, akan bermarkas di Hermitagne, Newbury, Berkshire, Inggris. Tak main-main, satuan baru itu akan berkekuatn 1500 orang, yang anggota-anggotanya diambil dari semua matra dalam angkatan bersenjata Inggris.
Pasukan khusus Facebook itu akan secara resmi beroperasi mulai April mendatang.
Brigade itu akan bertanggung jawab dalam pertempuran psikologis di era informasi. Langkah ini sebetulnya mengikuti jejak Israel dan Amerika Serikat, yang sudah punya pasukan untuk operasi urat syaraf serupa.
Dipersenjatai dengan telepon seluler pintar dan komputer, pasukan itu akan menggunakan Facebook dan Twitter untuk mengendalikan narasi di media sosial dan media konvensional.
Untuk mengisi Brigade 77, militer Inggris mencari tentara dengan latar belakang jurnalistik dan terbiasa menggunakan media sosial.
"Brigade 77 dibentuk untuk membangun kemampuan esensial dalam menghadapi tantangan konflik serta perang modern. Ini menunjukkan bahwa pihak lain dalam sebuah medan tempur modern bisa dipengaruhi melalui cara-cara halus," kata seorang juru bicara militer Inggris.
Langkah Inggris, demikian juga Israel dan AS, tampaknya belajar dari keberhasilan Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana propaganda serta rekrutmen di media sosial.
Angkatan bersenjata Israel (IDF) sudam memelopori penggunaan sosial media dalam era perang modern ketika menggempur Jalur Gaza, Palestina pada 2008-2009. IDF kini beroperasi di 30 platform media sosial, termasuk Twitter, Facebook, YouTube, dan Instagram serta menggunakan enam bahasa berbeda.
"Itu membuat kami bisa menjangkau khalayak yang sebelumnya tak bisa kami jangkau," kata seorang juru bicara militer Israel.
Dalam pertempuran di Gaza pada 2014 lalu, tak hanya IDF tapi Qassam Brigades, sayap militer Hamas juga menggunakan media sosial untuk propaganda militer. Qassam Brigades bahkan saling berbalas tweet - atau "tweet war" dalam istilah di Tanah Air - dengan IDF.
Nama Brigade 77 sendiri digunakan sebagai penghormatan atas Chindits, pasukan gerilya Inggris pimpinan Mayor Jenderal Orde Wingate yang bertempur melawan Jepang di Birma di masa Perang Dunia II. Wingate berhasil membuat militer Jepang panik dengan mengirim tim-tim kecil yang bertugas membuat kekacauan jauh ke dalam pertahanan Jepang.
Sebagai penghormatan atas Chindits, anggota Brigade 77 juga akan menggunakan lencana berlambang sebuah mahluk gaib dalam mitologi Birma.
Brigade 77 juga diharapkan bisa kreatif seperti Chindits, terutama karena medan yang mereka hadapi akan sangat penuh tantangan dan musuh yang dihadapi pun tak kalah cerdasnya. (The Guardian)
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP
-
Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada