Suara.com - Telepon seluler pintar kini menjadi alat yang sukar lepas dari jangkauan manusia. Beramunisikan koneksi internet, ponsel pintar bisa memberikan Anda nyaris apa saja. Mulai dari rute perjalanan, kamus, jadwal film, jadwal kereta, sampai harga saham paling mutakhir. Semakin canggih ponsel pintar, maka semakin mudah hidup penggunanya.
Tetapi, apakah terlalu sering mengandalkan ponsel pintar baik untuk Anda?
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan awal Maret di jurnal Computers in Human Behaviour, orang yang terlalu sering bersadar pada teknologi ponsel pintar adalah mereka yang terlalu malas berpikir. Dengan kata lain, ponsel pintar bikin otak Anda jarang digunakan.
Kesimpulan itu dibeberkan oleh ilmuwan dari University of Waterloo, Kanada setelah mereka menggelar tiga eksperimen yang melibatkan 660 sukarelawan. Dalam eksperimen itu mereka mengukur kecerdasan dan cara mengambil keputusan para responden. Setelah itu para peneliti mengamati pola pemakaian ponsel responden.
Hasilnya ditemukan bahwa kelompok orang yang berpikir intuitif - yang cenderung mengandalkan nyali dan insting saat mengambil keputusan - sering menggunakan mesin pencari pada ponsel pintar untuk mencari hal-hal yang sebenarnya dengan mudah bisa ketahui dengan otak sendiri.
"Mereka menggunakan ponsel pintar untuk mencari informasi yang mereka sudah tahu atau yang bisa bisa dengan mudah mereka pelajari, tetapi mereka tidak mau sedikit saja menggunakan otak mereka untuk berpikir," kata Gordon Pennycook, pakar psikologi yang terlibat dalam studi itu.
Sebaliknya responden yang menunjukkan kemampuan berpikir kognitif lebih bagus dan kemauan untuk berpikir analitis, cenderung menghabiskan hanya sedikit waktu dengan telepon seluler mereka.
"Riset kami mendukung teori yang menyatakan ada hubungan antara penggunaan ponsel yang terlalu lama dengan menurunnya kecerdasan," tutup Pennycook.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan