Suara.com - Misteri asal-muasal dua jenis kepiting yang sebelumnya disebut "kepiting vampir" akhirnya terbongkar. Dengan tubuh berwarna unggu atau jingga, dan mata memancarkan warna kuning pucat, kepiting itu telah banyak beredar di pasaran selama 10 tahun terakhir tetapi tak ada yang tahu jika spesies itu masih asing di dunia sains.
Menurut Peter Ng, pakar biologi dari National University, Singapura, dua spesies kepiting vampir itu menjadi misteri bagi para ilmuwan karena sangat sukar menelusuri asal-usul habitat dan sifat-sifat binatang itu di alam.
"Agar sebuah spesies diakui secara formal dan diberi nama resmi, maka asal-muasalnya harus diketahui. Sah-sah saja jika kita ingin menamai sebuah spesies tanpa mengatahui dari mana asalnya, tetapi itu akan sangat buruk dan tidak bertanggung jawab dalam dunia sains," kata Ng.
Ng kemudian bersama rekannya Christian Lukhaup, seorang pakar kepiting dari German, melacak asal dua kepiting itu dari beberapa pasar di Jerman hingga ke Jawa, Indonesia.
Mereka kemudian menamai dua spesies kepiting itu Geosesarma dennerle and Geosesarma hagen. Kini ada 53 spesies di bawah genus Geosesarma yang diakui dalam dunia ilmu pengetahuan.
Tetapi Ng, dalam laporannya di jurnal Raffless Bulletin of Zoology, mengaku khawatir karena kelestarian dua kepiting vampir itu mulai terancam. Alasannya karena kepiting vampir ini terlalu sering dieksploitasi dan habitatnya telah banyak tercemar.
"Setiap spesies yang terlalu dieksploitasi - baik itu karena dijadikan makanan atau binatang peliharaan - akan terancam punah. Apalagi kepiting kecil air tawar seperti ini, yang hidup di area terbatas," beber Ng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka