Suara.com - Pengelola Sekolah Dasar Katolik Santa Maria Kota Magelang, Jawa Tengah, mewajibkan siswa kelas VI untuk memproduksi film pendek menyangkut pendidikan, sebagai bagian dari mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi.
"Ilmu komputer (TIK) menjadi program unggulan sekolah kami, khususnya untuk pelajaran muatan lokal," kata guru mata pelajaran TIK SD Katolik Santa Maria Kota Magelang Eko Mujiono ketika menerima kunjungan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito di sekolah tersebut di Magelang, Senin (23/3/2015).
Secara bertahap, katanya, para siswa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang komputer, antara lain pengenalan "software", "operating system", animasi, grafis, cara pembuatan dan pengolahan film.
Ia menjelaskan siswa kelas I hingga III mendapat pengetahuan tentang pengenalan komputer, kelas IV hingga VI tentang dasar-dasar memproduksi animasi, grafis, dan film.
Sebagai tugas akhir mereka, katanya, sekolah memberikan tugas kepada siswa untuk membuat film tentang profil masing-masing atau kawan mereka di sekolah tersebut yang terkait dengan pendidikan.
Ia menjelaskan mereka bekerja dengan sejumlah peralatan, antara lain "handycam", telepon seluler yang berkamera, untuk selanjutnya mengolah hasil rekaman mereka menggunakan aplikasi pembuatan video di komputer. Sekolah tersebut memiliki laboratorium komputer dengan peralatan yang cukup memadai.
"Mereka juga bisa menggunakan 'handycam' bagi yang punya. Dengan kamera dari telepon seluler sebenarnya sudah kami pandang cukup untuk mendukung pembuatan film karya anak-anak," katanya.
Ia menjelaskan pada era digital, penggunaan komputer sudah menjadi suatu kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan keperluan seseorang, sehingga pihaknya memandang perlu memperkenalkan secara baik dan edukatif tentang penggunaan komputer kepada para siswa.
"Agar anak didik terbiasa menggunakan perangkat tersebut, terutama untuk hal-hal yang bisa diterapkan secara positif," katanya.
Wali Kota Sigit menyatakan dukungan terhadap pengenalan perangkat komputer kepada para siswa sekolah tersebut untuk kepentingan edukasi.
Akan tetapi, katanya, pihak sekolah tetap harus melakukan kontrol secara baik terhadap para siswa agar tidak terjadi penyalahgunaan perangkat komputer dan digital lainnya untuk hal-hal yang bertentangan dengan kepentingan pendidikan anak.
"Di zaman yang serba digital ini, semua bisa diakses dengan mudah. Saya minta pihak sekolah dengan orang tua bisa mendampingi anak-anak agar tidak terkena dampak negatif teknologi informasi," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Rasa PC untuk Produktivitas Tanpa Batas
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Januari 2026: Klaim Player 112-115 dan 15.000 Gems
-
Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital
-
Bos Instagram Soroti Ledakan Konten AI dan Tantangan Membedakan Media Asli