Suara.com - Baru saja ditemukan, sekitar 750.000 akun palsu Twitter yang dikendalikan oleh satu pihak yang sama. Tujuannya, mempromosikan "keajaiban pil diet". Penemuan ini dijelaskan dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh Symantec pada Rabu (25/3/2015).
Di situ disebutkan praktik ini telah berlangsung selama lebih dari satu tahun sebelum situs akhirnya micro-blogging ini membawanya berakhir.
"Salah satu aspek yang paling menarik dari operasi Spam ini adalah pelestarian dan pemulihan taktik yang digunakan oleh operator untuk menghindari langkah-langkah anti-spam. Taktik ini menjelaskan bagaimana operasi ini mampu bertahan begitu lama," tulis laporan tersebut.
Untuk menghindari deteksi, spammer mengembangkan skema yang rumit untuk menjajakan pil diet yang dikenal sebagai Green Coffee Bean Extract. Dengan meniru selebriti dan merek, seperti MTV dan CNN, spammer mampu untuk mengelabui pengguna Twitter dan mem-follow akun palsu, sebelum mengunggah spam.
Akun lainnya, dikenal dengan nama Egg, diciptakan untuk meningkatkan jumlah follower akun peniru untuk menguatkan kesan legitimasi. Untuk setiap kicauan yang menyebabkan rujukan sukses, spammer dilaporkan memperoleh komisi dari penjual pil Green Coffee Bean Extract.
"Ketika Anda menganggap bahwa orang Amerika menghabiskan 2milyar dolar per tahun untuk pil suplemen diet penurunan berat badan, maka tidak mengherankan bahwa scammers juga mencoba untuk 'menguangkan' tren ini," demikian kesimpulan Symantec.
Untuk menghindari lebih banyak korban, kertas putih itu menguraikan beberapa metode yang dapat diadopsi pengguna Twitter. Salah satu metode itu adalah memeriksa keabsahan merek dan selebriti, menjadi skeptis terhadap pengikut baru dan jumlah pengikut pengguna lain. (ibtimes.co.uk)
Berita Terkait
-
Ketahuan? Netizen Curiga Inara Rusli Pakai Akun Palsu untuk Balas Komentar Nyinyir
-
Siapa Nama Asli Dibalik Akun Twitter NdrewsTjan? Jadi Sorotan Ferry Irwandi Pasca Demo
-
Akun Palsu Sahroni Berdikari Viral, NasDem Tegaskan Bukan Milik Ahmad Sahroni
-
Akun Palsu Ahmad Sahroni Bertebaran, NasDem Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Heboh! Han So-hee Disamakan dengan Akun Kaskus Fufufafa, Netizen: "Penghinaan Terbesar"
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar