Suara.com - Ikan opah dikenal dengan ukurannya yang bundar besar dan tubuh berwarna keperakkan. Tetapi siapa sangka, ikan bernama Latin Lampris guttatus itu rupanya adalah ikan pertama di dunia yang diketahui mempunyai darah panas.
Sebagian besar ikan di dunia bersifat ectotherm. Artinya mereka mengambil panas dari lingkungan di luar tubuhnya. Sebaliknya mahluk endotherm, seperti Opah dan manusia, yang bisa memanskan tubuh dari dalam.
"Naiknya temperatur tubuh mempercepat proses fisiologi di dalam tubuh. Otot-otot akan berkontraksi lebih cepat, resolusi mata lebih tinggi, dan transmisi syaraf-syaraf otak menjadi lebih cepat. Hasilnya opah bisa berenang cepat, melihat lebih baik, dan bisa merespon lingkungan di sekitarnya dengan lebih cepat," kata Nicholas Wegner, peneliti yang menemukan kelainan opah ini.
Karena keunikannya itu, kata Wegner, opah dikenal sebagai ikan perenang cepat yang memangsa mahluk-mahluk yang lebih lamban.
Opah, yang juga dijuluki bulan laut, bertubuh bulat dan bisa tumbuh sepanjang 1,8 meter. Ia mempunyai sepasang sirip merah panjang, yang bisa mengepak saat sedang berenang. Dua sirip inilah yang diyakini peneliti sebagai fitur pemantik panas dalam tubuh ikan ini.
Para peneliti mulai mencurigai keanehan opah saat menganalisis jaringan sel insang ikan laut dalam tersebut.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Science edisi 14 Mei, para ilmuwan menjelaskan bahwa ikan opah mempunyai pembuluh darah yang membawa darah dingin dari insang (mengandung oksigen) dan pembuluh lain yang membawa darah panas dari tubuh. Pertemuan antara dua pembuluh darah ini membuat darah opah lebih panas ketimbang ikan lainnya.
Kini, kata Wegner, ia dan timnya akan meneliti Lampris immaculatus, anggota spesies opah lainnya yang hidup di belahan laut selatan. Ikan ini hidup di perairan yang lebih dingin dibanding opah utara. Ia menduga lampris immaculatus juga mempunyai darah panas seperti opah. (Live Science)
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact