Suara.com - Kanguru liar cenderung menggunakan kaki depan kiri atau tangan kiri untuk melakukan aktivitas penting, demikian hasil penelitian para ilmuwan Rusia dari St Petersburg State University dan University of Tasmania, Australia.
Para peneliti itu mengatakan bahwa riset mereka adalah studi pertama tentang level penggunaan tangan di luar spesies manusia. Manusia sendiri adalah spesies yang mayoritas menggunakan tangan kanan.
Studinya yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology itu menggugat asumsi sebelumnya yang mengatakan bahwa kecenderungan untuk lebih banyak mengandalkan salah satu tangan hanya terdapat pada manusia dan primata tertentu.
Jeneane Ingram, salah satu peneliti dalam studi itu, mengatakan dari total aktivitasnya sehari-hari, 95 persen pekerjaan yang dilakukan kangguru lebih banyak menggunakan tangan kiri. Contohnya saat memasukkan makanan ke dalam mulut atau saat mulai melangkah.
"Kami melihat bahwa kanguru selalu menggunakan tangan kanannya untuk misalnya menarik sebuah cabang, tetapi selalu menggunakan tangan kini untuk memasukkan dedaunan ke dalam mulutnya," kata Ingram.
Studi lateralisasi, tentang preferensi penggunaan satu bagian tubuh ketimbang yang lainnya, di dalam dunia binatang tergolong baru berkembang. Lateralisasi sejauh ini digunakan untuk mempelajari perilaku katak, paus pembunuh, dan marsupial berkaki empat.
Akan tetapi preferensi itu terlihat jelas pada manusia, yang sekitar 90 persen lebih memilih tangan atau kaki kanan untuk melakukan perkerjaan penting dan hanya 10 persen yang kidal. Kera bertubuh besar juga diketahui cenderung menggunakan tangan kanan.
Temuan ini, kata para ilmuwan dalam studi itu, bisa berkontribusi penting dalam memahami bagaimanan otak kiri dan kanan mengendalikan anggota tubuh manusia. Selain itu, riset ini juga bisa dimanfaatkan untuk meneliti cara kerja otak marsupial atau binatang berkantung. (BBC/The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan