Suara.com - "Chelfie" atau changing room selfie menjadi tren foto baru disosial media. Tren ini mengubah cara berbelanja yang tidak lagi meminta pendapat kawan berbelanja tapi juga warga netizen.
Cara kerjanya, para pebelanja akan mengunggah foto dirinya mengenakan busana yang akan dibeli dalam fitting room atau kamar pas di pusat perbelanjaan.
Keputusan untuk membeli baju tersebut dibuat berdasarkan pada banyaknya like yang didapat dari foto tersebut. Berdasarkan sebuah survei terhadap 2000 orang, wanita membutuhkan tiga like sedangkan pria akan menunggu hingga empat like untuk membeli sebuah busana.
Biasanya wanita akan melakukan chelfie untuk beberapa item seperti gaun malam dan sepatu heels. Sedangkan pria butuh pendapat saat akan membeli baju olahraga atau kemeja.
Selain mengubah cara berbelanja, chelfie ini juga menambah durasi belanja hingga dua kali lipat.
"Meski belanja online sekarang sekarang sedang naik daun, namun masih banyak orang yang butuh pendapat orang lain saat berbelanja baju atau aksesoris baru. Ini seperti meminya validasi atas pilihan kita," kata Psikologis Perilaku Linda Papadopoulos seperti dikutip laman Daily Mail.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
-
Politik Burung Unta Pemerintah: Ilusi Keberhasilan yang Menutup Realita