Suara.com - Pantai pasir putih kerap menjadi tujuan wisata paling didambakan oleh para wisatawan. Entah mengapa, pantai dengan bentangan pasir putih dinilai lebih eksotis dan mewah.
Tetapi tahukah Anda, mengapa pasir di pantai-pantai eksotis nan mewah itu berwarna putih?
Jawabannya, menurut para ilmuwan, pasir putih di pantai sebenarnya adalah kotoran dari ikan. Dalam sebuah video yang diunggah di channel YouTube Gross Science, para ilmuwan mengatakan bahwa ikan parrotfish (ikan kakaktua) adalah yang paling berjasa menciptakan lingkungan pantai berpasir putih.
Ikan kakaktua diketahui mencari makan berupa ganggang di batu-batu karang. Sering kali ketika memakan ganggang, ikan kakaktua juga menelan pecahan batu karang. Nah, di dalam lehernya, ikan kakaktua mempunyai gigi pharyngeal yang bertugas untuk menyaring pecahan karang yang ikut masuk ke dalam saluran pencernaan.
Pecahan karang yang disaring ini kemudian langsung dibuang melalui saluran pembuangan ikan dan saat menuju saluran pembuangan ini serpihan karang itu terpapar enzim yang mengubah warna batuan itu menjadi putih.
Ikan kakaktua sendiri adalah salah satu spesies berukuran besar di lautan. Dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Marine Biology pada 2010, diketahui bahwa seekor ikan kakatua Hawaii bisa menghasilkan 381 kilogram serpihan karang putih per tahun. Sementara seekor ikan kakaktua raksasa, bisa menghasilkan 4.900 kg serpihan pasir putih per tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan