Suara.com - Bagi Anda yang pernah menyaksikan film Harry Potter pasti tak asing dengan jubah tembus pandang yang dipakai Harry untuk mengecoh orang lain. Mungkin Anda mengira jubah semacam ini hanya ada di film fiksi saja, namun sebuah riset terbaru mengindikasikan bahwa jubah semacam itu mungkin bisa terwujud dalam waktu dekat.
Para ilmuwan Amerika Serikat, hari Kamis (17/9/2015), mengklaim bahwa mereka sudah berhasil menguji jubah tipis tembus pandang yang terbuat dari material emas mikroskopis. Material ini bekerja layaknya kulit, mengikuti bentuk dari sebuah objek tanpa terdeteksi.
Sejauh ini, mereka baru melakukan eksperimen mereka pada benda berukuran amat kecil. Namun, mereka yakin teknologi tersebut bisa diaplikasikan untuk menyamarkan benda-benda yang berukuran lebih besar, seperti perangkat militer atau lainnya.
Selimut yang diujicobakan para peneliti hanya memiliki ketebalan 80 nanometer. Selimut itu dipakai untuk menutupi sebuah objek tiga dimensi yang memiliki permukaan tak rata. Permukaan selimut meneruskan gelombang cahaya yang mengarah ke ke objek sehingga tak nampak oleh mata.
Direktur Divisi Ilmu Materi di Laboratorium Nasional Lawrence Berkeley Departemen Energi AS, yang juga merupakan profesor di Universitas California, Xiang Zhang, mengatakan, butuh waktu lima hingga 10 tahun sampai teknologi itu bisa digunakan untuk kepentingan praktis.
"Kami tidak melihat hambatan berarti. Tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Zhang.
Teknologi ini menggunakan metamaterial yang elemen utamanya tak bisa ditemukan di alam. Permukaan metamaterial memiliki fitur yang berukuran lebih kecil dari satu gelombang cahaya. Material ini mampu meneruskan gelombang cahaya yang datang dan memindahkannya dari objek yang sedang disamarkan.
"Faktanya adalah jika kita dapat membuat permukaan tak rata terlihat rata, maka kita bisa membuatnya terlihat seperti yang lain. Kita juga bisa membuat permukaan rata terlihat tak rata," kata profesor kelistrikan Universitas Penn State, Xingjie Ni.
Ni mengatakan, teknologi ini kelak dapat dipakai dalam dunia militer seperti menutupi benda seperti kendaraan, pesawat, bahkan tentara menjadi tak terlihat.
Tak cuma militer, Ni juga menyebutkan kemungkinan aplikasi teknologi ini dalam banyak bidang. Seperti menutupi jerawat di wajah, atau membuat busana yang bisa menutupi perut besar seseorang. (Reuters)
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
KPK Periksa Istri Suhardiman Amby, Sekda hingga Anggota DPRD Kuansing
-
8 Film Bertema Mitologi Yunani yang Wajib Kamu Tonton Selain The Odyssey
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
-
Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026
-
Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon
-
Bedak untuk Kulit Sawo Matang dan Berminyak, 5 Pilihan yang Bikin Wajah Tetap Matte Seharian
-
Budaya Oversharing Mulai Ditinggalkan, Bukti Gen Z Sadar Buat Jaga Privasi
-
Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja