Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendukung langkah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Pariwisata untuk menjadikan Kepulauan Seribu sebagai tempat penelitian terumbu karang.
"Bagus. Lokasi di Kepulauan Seribu sangat memungkinkan untuk dilakukan riset. Jadi tempatnya sangat ideal. Jaraknya juga sangat dekat dengan Jakarta," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/9/2015).
Untuk pemilihan tempat, mantan Wali Kota Blitar itu berharap, pulau yang akan dijadikan penelitian dapat jauh dari pemukiman penduduk.
"Harus ada kawasan khusus. Nanti kita bicarakan pulau mana yang memungkinkan untuk dijadikan tempat riset. Kalau bisa pulau yang tidak ada penghuninya. Tapi nanti kita lihat, mereka mau karakteristiknya seperti apa," jelas Djarot.
Lebih jauh, saat ini, antara pemerintah DKI dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Pariwisata belum ada pertemuan untuk melakukan pembahasan.
"Belum ketemu. Kami belum bertemu sama sekali," terangnya.
Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman akan menjadikan Kepulauan Seribu menjadi salah satu destinasi utama wisata maritim Indonesia. Karena itu, sejumlah perbaikan akan dilaksanakan.
"Kami ingin kembangkan Kepulauan Seribu untuk wisata maritim. Waktu Gubernur Ahok dan Menteri Pariwisata akan kembangkan air bersih. Karena di Kepulauan Seribu anak laki-laki muda darah tinggi, karena tidak ada air bersih, minum air asin," kata Rizal pekan lalu.
Ketika itu Rizal menerangkan, pemerintah akan fokus pada perbaikan biota laut. Penanam sebanyak mungkin terumbu karang akan dilakukan akan keindahan di laut Jakarta dapat memancing wisatawan.
"Kami ingin bangun research center soal terumbu karang Kepulauan Seribu. Kami ajak teman-teman researcher," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123