Suara.com - Jauh sebelum menghebohkan Indonesia, aplikasi i-Doser telah memunculkan kekhawatiran di berbagai negara, salah satunya Amerika Serikat. Berbagai analisis mengenai i-Doser pun dilakukan oleh pakar setempat untuk mencari tahu efek yang ditimbulkan oleh 'narkobal digital' ini bagi penggunanya.
Salah satunya adalah pernyataan yang disampaikan oleh Oklahoma Bureau of Narcotics and Dangerous Drugs Control, Mark Woodward. Pernyataan ini menyusul ditemukannya tiga pelajar dari Mustang High School di Oklahoma, Amerika Serikat (AS), yang menunjukkan gejala mirip pengguna narkotika atau alkohol usai mencoba aplikasi i-Doser.
Menurut Woodward, efek i-Doser lebih mengarah ke terapi untuk suasana hati dibandingkan memicu pergeseran aktivitas otak.
"Yang dikhawatirkan justru ketika anak-anak menjelajahi aplikasi ini mereka berpeluang untuk mencoba ganja atau mencari hal lain yang lebih besar," kata Woodward seperti dilansir laman Huffington Post.
Sementara itu situs Psychology Today menyebut bahwa gelombang binaural justru dapat digunakan sebagai terapi untuk mengurangi kecemasan dan tidak berbahaya bagi anak-anak.
Temuan yang didapat University of South Florida menunjukkan bahwa gelombang binaural bisa membantu penderita ADHD (Attention Deficit Dyperactivity Disorder) untuk fokus.
"Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa gelombang suara binaural dapat membahayakan otak," tegas peneliti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan