Sebuah gerai fast food di Australia memiliki cara yang unik untuk menggaet penggemarnya. Mereka menyerahkan pengelolaan akun Twitter fast food Chicken Treat kepada seekor ayam bernama Betty.
Betty termasuk rajin meng-update status Twitter Chicken Treat, meski dengan bahasa yang mungkin hanya dia sendiri yang mengerti. Tentu saja cara mengetweet juga berbeda dengan manusia. Jika kita mengetik, maka Betty mematuk keyboard di hadapannya dan mengunggah berbagai kata yang aneh.
Namun, hal ini tidak mengurangi niat manajemen Chicken Treat untuk meneruskan ayam ini sebagai pengelola akun Twitter mereka karena Betty dianggap telah mengalami kemajuan. Saat ini, Betty telah berhasil mematuk kata dalam bahasa Inggris.
Kamis lalu, ia mengetik kata bum (gelandangan). Saat ini akun Chicken Treat telah memiliki hampir 8000 follower.
Jika Anda berpikir apakah ini termasuk kekerasan terhadap binatang, kepada CNN, Chicken Treat mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan telah mendapat izin dari Australian Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals dan tetap mengikuti semua standar kesejahteraan binatang. (News)
Berita Terkait
-
Beli Lokal Bikin UMKM Naik Kelas, Penjualan Melompat 51%
-
Rayakan HUT RI, KAI Kasih Diskon 17% Tiket KA dan Tarif Rp8
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali