Suara.com - Pameran teknologi komunikasi dan informasi Indocomtech 2015, yang digelar di Jakarta sejak Rabu (28/10/2015) kembali diramaikan dengan aksi obral produk-produk cuci gudang dari para peritel gadget di Tanah Air. Tak tanggung-tanggung, beberapa telepon seluler pintar dari merek terkemuka dibanderol hanya separuh harga.
Toko ritel Point 2000 misalnya mengobral beberapa ponsel pintar merek Samsung dengan harga miring. Di toko itu Samsung Galaxy Note 4 hanya dijual dengan harga Rp4 juta, dari harga normal sekitar Rp8,5 juta dan Oppo Find 7A dibanderol dengan harga Rp2,4 juta dari harga awal Rp4,6 juta.
Meski demikian Point 2000 menjelaskan bahwa barang-barang cuci gudang yang diobral murah itu merupakan gadget yang pernah digunakan sebagai produk contoh di toko-tokonya. Gadget-gadget itu juga sudah tak dilengkapi garansi resmi, meski dipastikan asli.
Erafone juga tak mau kalah. Selain memberikan sejumlah hadiah dan godaan cashback sebesar Rp500.000 untuk setiap pembelian di tokonya selama Indocomtech, salah satu peritel terkemuka di Indonesia itu juga menggelar obral untuk ponsel pintar merek LG dan Lenovo.
Toko gadget OkeShop juga tak ketinggalan menggelar promo di Indocomtech 2015. Meski tak menggelar obral, OkeShop menawarkan cashback rata-rata Rp500.000 dengan tawaran hadiah seperti powerbank dan Playstation 4.
Pameran Indocomtech 2015 digelar sampai 1 November di Jakarta Convention Center. Penyelenggara menargetkan transaksi hingga Rp650 miliar selama pameran tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan