Penyedia jasa layanan teknologi dan komunikasi, Ericsson menyebut bahwa pihaknya memiliki sistem transmitter radio dengan berbagai jenis dan ukuran.
Salah satu yang menarik adalah solusi Zero Site yang menggunakan transmitter jenis Radio Based Station (RBS 6320).
"Ini menarik karena bentuknya yang kecil sehingga hampir tidak butuh lahan yang besar atau luas," kata Presiden Direktur Ericsson Indonesia dan Timor Leste, Thomas Jul di Jakarta, Selasa (3/11/2015).
Selain bentuknya yang kecil, RBS ini menurut VP Marketing & Communication at Ericsson Indonesia, Hardyana Syintawati, dirancang khusus untuk wilayah tropis.
"Jadi lebih tahan panas dan kelembapan," katanya di kesempatan yang sama.
Terlebih, kemampuan jangkauan RBS ini lebih besar karena kekuatan yang dipancarkan 100 persen dari kekuatan yang dihasilkan.
"Secara teknis, kami menggunakan serat optik untuk mengirim sinyal dari RBS menuju menara pemancarnya," katanya.
Dia menyebut program Zero Site ini sudah diberlakukan uji coba dibeberapa wilayah di Indonesia terutama daerah terpencil.
Saat dikonfirmasi apakah alat tersebut bisa menyaingi program Loop Project milik Google, Hardyana hanya menyebut, "Kami belum pernah membandingkan dua sistem ini," katanya.
Berita Terkait
-
Indosat Gandeng Ericsson, dan Google Cloud Hadirkan Business Support System Berbasis Cloud
-
Indosat - Ericsson Luncurkan Platform Monetisasi Digital Pertama di Dunia
-
Usai Damai Dengan Nokia, Oppo Gandeng Ericsson Garap Lisensi Paten 5G
-
10 Tren AI Ini Diprediksi Akan Populer pada Tahun 2030-an
-
10 Tren AI di Tahun 2030: Bisa Asuh Anak hingga Prediksi Perceraian
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...