Suara.com - Sebuah pohon di Inggris Raya, yang usianya diperkirakan sekitar 5.000 tahun, mulai berganti jenis kelamin, sebuah fenomena unik yang hingga kini tak bisa dipahami sepenuhnya oleh para ilmuwan, demikian jelas seorang pakar botani awal November.
Pohon dari jenis taxus baccata atau cemara Inggris di Fortingall, Pertshire, Skotlandia bagian tengah itu diketahui berjenis kelamin jantan. Ia telah hidup selama ribuan tahun. Uniknya baru-baru ini pohon itu menumbuhkan buah, sebuah ciri yang menunjukkan bahwa setidaknya sebagian dari pohon itu telah berubah menjadi betina.
"Ini peristiwan yang sangat jarang terjadi... jarang dan tak biasa dan tak sepenuhnya dimengerti," kata Max Coleman, dari Royal Botanic Garden Edinburgh, pakar tumbuhan yang pertama kali menyadari buah pada pohon jantan itu.
"Diperkirakan ada pergeseran keseimbangan material seperti hormon, yang akan menyebabkan perubahan jenis kelamin seperti ini. Salah satu faktor yang diduga menjadi pemicu perubahan ini adalah tekanan lingkungan," ujar Coleman.
Meski demikian, imbuh Coleman, pohon itu terlihat sehat. Ia kini akan terus mengamati perubahan pada pohon tersebut.
Adapun pohon itu tumbuh di halaman sebuah gereja tua. Pohon itu terus lestari karena inti batangnya, yang terletak di pusat batang, telah lama lapuk. Para ilmuwan bisa menentukan usia pohon itu dengan membandingkan ukuran pohon tersebut saat ini dengan ukuran berdasarkan hasil hitungan pada era 1700an. (Phys.org)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation