Google masih menjadi andalan banyak orang sebagai mesin pencari. Bahkan, tak sedikit orang yang lebih percaya jawaban google dibandingkan bertanya langsung ke ahlinya.
Ini juga berlaku di dunia kesehatan. Ternyata banyak pertanyaan seputar kesehatan yang dicari orang di Google. Health.com merangkum pertanyaan di bidang kesehatan yang paling sering ditanyakan orang di Google. Apa saja? Berikut ulasannya.
1. Apakah penyakit bronkitis menular?
Bronkitis merupakan penyakit yang terjadi ketika saluran bronkus terjadi peradangan akibat bakteri. Biasanya mereka yang mengalami gangguan ini akan mengalami batuk yang tak kunjung sembuh. Sayangnya tak semua batuk menandakan gangguan bronkitis.
"Bronkitis merupakan komplikasi yang disebabkan oleh infeksi di saluran pernapasan. Biasanya karena infeksi virus dan sebagian besar menular," ujar Dr David Katz, peneliti dari Yale University.
2. Apakah pneumonia menular?
Pneumonia atau radang paru merupakan penyakit menular karena disebabkan oleh bakteri. Namun, tak seperti infeksi saluran pernapasan lainnya, pneumonia tidak terlalu cepat menular.
3. Berapa asupan air yang harus dikonsumsi?
Meski anjuran mengonsumsi delapan gelas air sehari sudah banyak digembor-gemborkan, ternyata pertanyaan ini masih saya menghantui banyak orang.
Idealnya orang harus mengonsumsi sebanyak 2 liter air sehari. Namun jumlah ini bisa bertambah, disesuaikan dengan suhu, besarnya aktivitas, usia, dan kondisi kehamilan yang menuntut konsumsi air yang lebih banyak.
4. Berapa banyak kalori yang harus dipenuhi setiap hari?
Kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, tinggi dan berat badan, tingkat aktivitas.
5. Apakah lupus itu?
Berita mengenai Selena Gomez yang mengidap Lupus ternyata menarik simpati banyak masyarakat Amerika untuk mengetahui lebih lanjut apakah lupus itu. Lupus sendiri merupakan penyakit autoimun yang mempengaruhi sel-sel tubuh seperti sendi, jantung, saraf, dan darah.
Gejala dari penyakit lupus antara lain, demam, nyeri sendi, sakit kepala hingga ruam di beberapa bagian kulit.
6. Bagaimana menghitung usia kehamilan?
Kehamilan merupakan kondisi yang diidam-idamkan oleh banyak pasangan. Tapi sayangnya usia kehamilan awal kerap tak disadari oleh para perempuan. Umumnya kehamilan baru dirasakan ketika memasuki usia 4 minggu.
Untuk mengetahui usia kehamilan yang tepat maka bumil bisa melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). Bagi mereka yang memiliki siklus haid teratur juga bisa menghitung usia kehamilan dengan akurat dengan mengingat periode menstruasi terakhir. (health.com)
Tag
Berita Terkait
-
Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
-
Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?
-
Ketika AI Jadi Tempat Curhat, Apa yang Dicari Manusia dari Chatbot?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?