Suara.com - Di sepanjang 2015 lebih dari 1,4 miliar unit telepon seluler pintar dikapalkan ke seluruh dunia, lebih tinggi dari tahun sebelumnya, dan merupakan periode ketika produsen-produsen gadget Cina mulai merebut pangsa pasar lebih besar.
IDC, perusahaan riset pasar terkemuka dunia, pada pekan ini mengatakan bahwa penjualan ponsel pintar pada 2015 naik 10 persen ketimbang pada 2014. Pada tahun 2015 sebanyak 1,43 miliar smartphone dijual di seluruh dunia.
Samsung menjadi produsen dengan pengiriman terbanyak pada tahun lalu. Perusahaan asal Korea Selatan itu menjual 85,6 juta unit ponsel pintar pada kuartal terakhir dan total mengirim 324,8 juta ponsel pintar pada 2015.
Di bawah Samsung ada Apple yang menjual 74,8 juta iPhone pada tiga bulan terakhir 2015. Totalnya Apple menjual 231,5 juta unit iPhone di 2015, naik 20 persen dibanding 2014.
"Apple meyakinkan publik bahwa permintaan akan ponsel pintar premium tetap ada dan naik," kata Anthony Scarsella, analis IDC.
Meski kedua merek itu masih menguasai pasar, tetapi merek-merek Cina, seperti Huawei dan Xiaomi semakin dalam memakan porsi pasar smartphone dunia di 2015.
"Biasanya berbicara soal pasar smartphone dunia, kita hanya menyebut Samsung dan Apple. Tetapi kini Huawei bertumbuh kuat dan mulai tampil sebagai merek dunia," jelas Melissa Chau, juga analis IDC.
"Meski banyak ketidakpastian tentang pelemahan perekonomian Cina, Huawei adalah salah satu merek Cina yang berhasil tampil di panggung dunia," lanjut dia.
Huawei menjual 32,4 juta unit ponsel pintar di kuartal terakhir 2015 dan secara total telah menjual 106,6 juta unit ponsel pintar di tahun lalu. Di pasar dunia, Huawei duduk pada peringkat empat produsen ponsel pintar dengan penjualan terbanyak.
Huawei, jelas IDC, adalah produsen ponsel keempat di dunia yang pernah menjual lebih dari 100 juta unit dalam setahun. Tiga merek lainnya yang pernah mencapai rekor itu adalah Samsung, Apple, dan Nokia. (Phys.org/AFP)
Berita Terkait
-
Harga dan Spesifikasi Huawei FreeBuds Pro 5 di Indonesia, TWS ANC Canggih
-
3 Tahun Absen, Huawei Mate Comeback! Bagaimana Nasib Pura Series di Indonesia?
-
Huawei Mate 80 Pro Rilis di Indonesia, Kamera 50MP True-to-Colour dan Tahan Banting 20x
-
5 Tablet Huawei Harga Rp2 Jutaan Terbaik 2026, Spesifikasi Gahar Harga Pelajar
-
Huawei Pura 90 Pro Debut 20 April, Andalkan RAM 16 GB dan Chip Kirin Anyar
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
7 Rekomendasi HP Murah Tahan Banting untuk Pekerja Lapangan dan Petualang
-
Motorola Edge 70 Fusion dan Signature Resmi di Indonesia, Andalkan Kamera DXOMARK dan AI Canggih
-
Bocoran Spesifikasi Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Anyar di Indonesia dengan RAM 12 GB
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 April 2026, Peluang Gaet Player OVR 117 dan Gems Gratis
-
Debut 23 April, Honor WIN H9 Diklaim Bawa 'Layar 3D Anti-Pusing 300 Hz' Pertama di Dunia
-
Mini Game Anyar, Resident Evil Requiem Dapatkan Mode Mercenaries Bulan Depan?
-
HP Murah Anyar, Tecno Pop X 5G Usung Baterai 6500 mAh dan Fitur Tangguh
-
Usung Zoom Optik 10X dan Sensor Sony 200 MP, Sampel Kamera Oppo Find X9 Ultra Beredar
-
Clock Speed Hampir 5 GHz, Chipset Dimensity 9600 Pro Diprediksi Bawa Performa Gahar
-
DJI Osmo Pocket 4 Resmi, Bawa Sensor 1 Inci dan Video 4K/240fps, Ini Harga Lengkapnya