Suara.com - Sebuah batu berlian raksasa baru-baru ini ditemukan di Angola, demikian diumumkan perusahaan pertambangan Lucapa pada Senin (16/2/2016). Batu itu berbobot 404,2 karat atau sekitar 80 gram. Panjangnya sekitar 7 cm, hampir sama dengan panjang kartu ATM.
Berlian raksasa itu ditemukan oleh Lulo Diamond Project, sebuah program kerja sama antara perusahaan berlian nasional Angola, Lucapa Diamond Company, dengan Rosas & Petalas, sebuah investor swasta.
Lucapa mengatakan bahwa berlian itu telah ditakar oleh peritel berlian asal New York, Yehuda. Hasilnya diketahui bahwa berlian itu masuk dalam kategori IIa, yang artinya tak bercela.
Lucapa mengatakan bahwa berlian itu juga termasuk dalam skala warna D, yang artinya sama sekali tak berwarna atau bening. Menurut Gemological Institute of America, berlian dengan skala warna ini sangat langka dan merupakan yang paling mahal untuk sebuah berlian putih.
Menurut Miles Kennedy, pemimpin proyek itu, berlian bersejarah itu bisa dijual dengan harga 20 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp267 miliar (1 dolar AS pada Rp13.385).
Lulo Diamond Project mulau mengeksplorasi tambang seluas 2,8 km persegi di Angola tengah pada 2015 dan hingga saat ini telah menemukan lebih dari 60 berlian berukuran besar.
Angola sendiri adalah produsen berlian terbesar keempat di dunia. Berlian berbobot 404,2 karat itu sendiri adalah berlian terbesar yang pernah ditemukan di Angola, mengalahkan berlian lain berbobot 217,4 karat yang ditemukan di 2007 lalu.
Hingga saat ini berlian terbesar di dunia berbobot 3.106 karat yang dinamai "Cullinan" dan ditemukan di Afrika Selatan pada 1905. Di urutan kedua ada sebuah berlian berbobot 1.111 karat yang ditemukan pada November 2014 lalu.
Adapun berlian yang ditemukan di Angola ini berada di urutan ke-27 daftar berlian terbesar di dunia. (CNN Money)
Berita Terkait
-
Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026, Sasar Industri Pariwisata
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Diskon Dimsum di Super Yumcha Khusus Nasabah BRI, Cek Cara Dapatkannya!
-
Jangan Cuma Seremonial! Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Agustusan Jadi Benteng Nasionalisme Gen Z
-
Tak Ingin Viral Karena Joget, Puan Maharani Minta Anggota DPR Jaga Sikap di Sidang Tahunan
-
Kung Fu Soccer: Sajikan Perpaduan Seni Bela Diri dan Taktik Bola Modern
-
3 Rekomendasi Bedak Luxcrime untuk Mengunci Minyak dan Pori Besar sesuai Review
-
Jasad Sutrimo Nihil Luka, Tim Forensik Tak Temukan Bekas Pukulan Benda Tumpul
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Wangi Pastry Hangat! Ini 5 Parfum Lokal Aroma Butter yang Creamy dan Gurih
-
Ngeri! Macan Kumbang Nyelonong Masuk Permukiman di Batang, Ternak Warga Jadi Korban
-
Cegah Anggota Dewan 'Joget-Joget' Lagi, Musik Sidang Tahunan MPR 2026 Diatur Ulang