Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi perusahaan ventura yang memfasilitasi start up dan usaha pemula di bidang TI Plug and Play di Silicon Valley, Amerika Serikat (AS).
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Kantor Plug and Play di Silicon Valley, AS, pada Rabu (17/2/2016) sekitar pukul 14.20 WIB.
Saat tiba di Kantor Plug and Play Presiden disambut oleh CEO Plug and Play Saeed Amidi.
Sesaat setelah tiba di tempat, Presiden melakukan sesi foto di acara.
Selanjutnya, Presiden menuju Game Room untuk mendengarkan pemaparan faktor sukses inkubator yang efektif dan sistem akselerator elemen faktor yang perlu ditimbangkan untuk mengembangkan lingkungan bagi inkubator dan akselerator Indonesia.
"Indonesia akan menjadi ekonomi digital di ASEAN yang terbesar di Asia Tenggara diproyekskkan mencapai 130 miliar dolar AS," katanya.
Pemerintahannya telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung perkembangan ekonomi digital termasuk 10 paket kebijakan ekonomi dalam waktu lima bulan.
Sebelumnya, Presiden mendengarkan paparan dari para eksekutif Plug and Play.
Presiden kemudian menyempatkan berdialog dengan karyawan Plug and Play yang beberapa di antaanya berasal dari Amerika Serikat.
Presiden Jokowi dan rombongan kemudian meninjau kompleks Plug and Play lalu menuliskan pesan "Start up prosper together" lalu tanda tangan dan tulisan Jokowi Indonesia itu ditempatkan di dinding yang telah ditempeli foto Presiden Jokowi. (Antara)
Berita Terkait
-
Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka
-
Bandingkan Kunjungan Presiden di Jember, Ucapan Dewi Perssik Soal Bencana Aceh Tuai Kritik Pedas!
-
Disentil Prabowo Gegara Siswa Turun ke Jalan, Pemkab Bantul Beri Penjelasan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?