Suara.com - Para gamer kini memiliki tempat berkumpul untuk saling bertukar informasi sambil menyicipi perangkat teknologi terbaru di Asus Republic of Gamers (ROG) Store. Ini merupakan toko pertama yang dibuka produsen asal Taiwan itu di Indonesia.
Berlokasi di area Mangga Dua Mall, juga merupakan ROG Store peama di dunia. Nama Republic of Gamers sendiri sudah diperkenalkan ASUS sejak tahun 2006 melalui motherboard ASUS ROG Crosshair, dengan target pasar khusus kebutuhan gaming dan hardcore overclocking.
Kemudian nama ROG dilanjutkan juga digunakan Asus untuk lini produk lain, seperi graphic card, laptop, desktop, gaming peripheral, dan gaming monitor. ROG Store merupakan tempat yang secara khusus disediakan ASUS bagi para gamer untuk melihat dan merasakan secara langsung berbagai perangkat gaming yang mengusung brand ROG. Tidak hanya notebook saja, pelanggan juga dapat mencoba berbagai piranti lain seperti ROG gaming monitor, desktop, aksesoris, motherboard, graphic card, dan lainnya.
“Asus ROG Store tidak hanya sekadar tempat untuk menjual berbagai macam produk ROG semata, kami bertujuan menjadikannya media untuk menghimpun para gamer berbakat di Indonesia,” ucap Juliana Cen, Country Group Leader ASUS Indonesia, dalam keterangan resminya, Minggu (27/3/2016).
Dia mengungkapkan, di tempat ini mereka bisa saling bertemu, bertukar informasi mengenai dunia game, serta mengasah keahlian bermain game lebih dalam lagi. Saat ini, Juliana menyatakan, para gamer di Indonesia belum terfasilitasi dengan baik. Padahal, jika potensi itu dimanfaatkan, pihaknya menyakini mereka pun dapat mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia melalui bakatnya tersebut.
“Ke depan, dalam rumah gamer itu nantinya juga akan sering digelar kompetisi kecil untuk para gamer melatih kemampuan mereka,” sebutnya.
Salah satu hal mendorong Asus memilih Indonesia sebagai tempat ROG Store pertama di dunia karena memiliki pangsa pasar lebih dari 60%. Selain ingin menyediakan tempat bagi para gamers, pencapaian ASUS di industri gaming Indonesia tersebut merupakan faktor pendorong utama digelarnya ROG Store tersebut.
Para kreator di dunia digital, seperti video maker, YouTuber, serta desainer, juga dapat memanfaatkan ROG Store untuk menjajal secara langsung performa dari berbagai macam perangkat ROG. Karena seperti diketahui, kemampuan yang dimiliki oleh perangkat gaming adalah paling sesuai untuk keperluan video editing dan semacamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Jadikan Semarang Markas Love Scamming, 4 WNA Asal Tiongkok Akhirnya Dideportasi
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital
-
Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist
-
5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional
-
Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026