Suara.com - MacBook sudah memiliki tempat di hati para pecinta Apple. Tapi siapa mengira, tidak hanya iPhone tapi MacBook Apple memiliki pesaing dan datang dari Taiwan.
Asus Indonesia merilis sebuah notebook baru mengisi pasar kelas high-end, yakni ASUS ZenBook UX305UA. Dari sisi desain, tampilan notebook ini hampir serupa dengan MacBook.
"Salah satu media asing memang menulis kalau ini bisa jadi pesaing dari MacBook, karena mirip," ungkap Juliana Cen, Country Product Group Leader ASUS Indonesia saat peluncuran notebook baru di Jakarta, Selasa (15/3/2016).
Dia menjelaskan, jika notebook ini menjadi amunisi terbaru Asus untuk tetap memenangkan persaingan di pasar notebook premium Tanah Air. "Notebook ini memiliki sejumlah keistimewaan dibanding produk serupa. Desainnya sangat elegan, ditambah performa hebat dan dibungkus bodi yang sangat tipis," ujar wanita berkacamata ini.
Juliana mengklaim, jika notebook satu ini merupakan Ultrabook QHD+ tertipis di dunia. Resolusi layar tinggi Quad HD 13,3 inci hanya setebal 16 milimeter. Perangkat memiliki bobot cukup ringan ditenteng, yakni 1,3 kg
ASUS ZenBook UX305UA menawarkan daya tahan baterai yang cukup panjang, hingga 12 jam. "Notebook ini cocok bagi para profesional yang menjadi target pasar saat mereka membutuhkan untuk beraktivitas seharian," papar Eva Chang, Notebook Product Manager Asus Indonesia.
Selain dari sisi desain, teknologi ASUS Instant On yang dimiliki notebook ini hampir serupa dengan MacBook. Perangkat cukup ditutup saat dtidak digunakan dan langsung dalam posisi Sleep dan dalam 2 detik diaktifkan pengguna bisa langsung bekerja.
Bicara soal layar, ASUS ZenBook UX305UA memiliki teknologi In Plane Switching (IPS) Display, dengan resolusi 3.200 x 1.800 piksel. Perusahaan asal Taiwan itu juga menambahkan Splendid Technology untuk mengatur serta mengoptimalkan tampilan gambar pada layar.
ASUS ZenBook UX305UA telah diperkuat dengan prosesor Intel Core generasi keenam terbaru, yakni Intel Core i7-6500U atau Intel Core i5-6200U serta GPU dari Intel HD 520. Demi kenyamanan, notebook juga dilengkapi dengan penyimpanan internal bertipe SSD berkapasitas hingga 512GB serta kapasitas RAM DDR3L hingga 8GB,
Notebook ini memiliki dua pilihan, IPS QHD (3.200 x 1.800) dibanderol Rp17,799 juta dan Full HD (1.920 x 1.080) seharga Rp13,299 juta. Selain itu, pengguna juga diberikan pilihan warna, yakni Obsidian Stone Black dan Graceful Aurora Gold.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Xiaomi Rilis Monitor Gaming Anyar: Tawarkan Refresh Rate 200 Hz, Harga Kompetitif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 3 Februari 2026, Ada Jujutsu Kaisen Monster Truck Gratis
-
POCO F8 Series Segera Dipasarkan di Indonesia, Harga POCO F7 Makin Miring
-
Siap ke Indonesia, Tecno Camon 50 Series Dukung SuperZoom 20X dan Sensor Sony
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026, Klaim Ibrahimovic OVR 117 dan 5.000 Gems
-
5 Pilihan HP Murah Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Spek Dewa!
-
31 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 Februari: Langsung Raih Voucher Sukuna dan Jujutsu Truck
-
Poco F8 Series Siap Menggebrak Indonesia 4 Februari 2026, Era UltraPower Ascended Dimulai
-
Huawei nova 14 Pro Resmi di Indonesia, Hadirkan Kamera Ultra Chroma dan Dual Front ala Flagship
-
Asus Bidik 30 Persen Pangsa Pasar Notebook dan Perkuat Strategi Omnichannel