Suara.com - Sebuah daftar berisi ratusan kredensial akun Spotify yang berisi email, username, password, jenis rekening dan beberapa rincian lainnya. Daftar ini muncul di situs Pastebin yang ada kemunginan ada indikasi terjadi telah terjadi pembajakan.
Namun, Spotify mengatakan hingga kini belum ada indikasi jika akun-akun tersebut dibajak dan perlu diketahui akun pengguna masih aman. Belum diketahui dari mana asal munculnya daftar tersebut.
Selain email dan berbagai informasi saat masuk, dirinsi secara jelas melalui Pastebin. Selain itu, juga tercantum jenis akun dan negara dimana akun tersebut dibuat. Kondisi ini ternyata tidak hanya terjadi di AS saja tapi juga meliputi sejumlah penngguna dari seluruh dunia.
Sebetulnya, Spotify pernah mengalami masalah keamanan di masa lalu. Jadi hal ini bukan merupakan hal baru. Bisa jadi daftar akun yang sebelumnya dikompromikan masih beredar.
Beberapa korban telah mengonfirmasi kepada Techcrunch bahwa memang benar beberapa akun mereka telah dibajak. Mereka menyadari bahwa ada beberapa lagu yang ditambahkan ke daftar lagu-lagu yang disimpan.
"Saya menduga akun saya telah dibajak minggu lalu dan baru-baru ini saya mendengarkan lagu yang tidak pernah diperdengarkan sebelumnaya. Jadi saya mengubah password saya dan log out dari semua perangkat," terang salah seorang korban yang tidak ingin disebutkan namanya seperti dilansir dari Techcrunch, Kamis (28/4/2916).
Beberapa korban lain mengatakan, mereka diusir dari Spotify. Ketika mencoba untuk login kembali, pengguna ini menemukan bahwa akun email mereka telah berubah ke alamat email baru yang bukan milik mereka.
Untuk mengatasi masalah ini, pengguna mengatakan mereka sudah mengadukan hal ini ke bagian layanan pelanggan Spotify untuk memulihkan akses akun mereka.
Hal ini tampaknya bertentangan dengan pernyataan juru bicara Spotify. "Spotify belum hack dan catatan pengguna kami aman. Kami memantau Pastebin dan situs lainnya secara teratur. Ketika kita menemukan identitasnya Spotify, pertama kita memverifikasi bahwa mereka adalah otentik, dan jika mereka, kita segera memberitahukan pengguna yang terkena dampak untuk mengubah password mereka," jelasnya dalam keterangan resminya.
Hingga kini belum jelas pihak ketiga mana yang bertanggung jawab terhadap kejadian ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag
-
Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?
-
Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya
-
Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan
-
Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya
-
5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah
-
23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026