- Pada 1 Maret 2026, AS dan Israel melancarkan operasi tempur besar-besaran terhadap Iran dengan sasaran instalasi strategis di Teheran.
- Terdapat laporan kontras mengenai tewasnya Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei, antara klaim AS dan bantahan keras Iran.
- Operasi ini menewaskan beberapa petinggi militer Iran dan berpotensi memicu serangan balasan serta konflik regional berkepanjangan.
Suara.com - Situasi geopolitik global mencapai titik nadir pada Sabtu (1/3/2026) setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan dimulainya "operasi tempur besar-besaran" terhadap Iran.
Serangan udara gabungan antara Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menghantam berbagai titik strategis, termasuk instalasi militer dan gedung pemerintahan di Teheran.
Dalam sebuah pernyataan video, Trump menegaskan bahwa langkah militer ini diambil untuk melenyapkan ancaman mendesak dari rezim Iran.
"Tujuan kami adalah melindungi rakyat Amerika dengan menghapuskan ancaman nyata dari rezim Iran, kelompok kejam yang terdiri dari orang-orang yang sangat keras dan mengerikan," ujar Trump, dikutip via ABC.
Kabar yang paling mengguncang dunia saat ini adalah laporan mengenai tewasnya Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Berdasarkan perkembangan terbaru, terdapat perbedaan informasi yang sangat kontras antara pihak Barat dan Teheran:
- Klaim AS & Israel: Sejumlah pejabat Israel menyatakan telah mengonfirmasi bahwa Ali Khamenei tewas dalam serangan udara di Teheran. Donald Trump sendiri memperkuat kabar tersebut kepada media. "Kami meyakini demikian (Khamenei tewas). Banyak dari pemimpin mereka telah tiada," ungkap Trump.
- Bantahan Keras Iran: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, membantah keras laporan tersebut dan menyatakan bahwa Ali Khamenei serta Presiden Masoud Pezeshkian dalam kondisi "aman dan sehat". Media semi-pemerintah Iran, Tasnim dan Mehr, melaporkan bahwa Khamenei tetap teguh memegang komando di lapangan.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeklaim bahwa hampir seluruh jajaran pimpinan militer tertinggi Iran telah gugur dalam serangan hari ini. Nama-nama besar yang dilaporkan menjadi korban meliputi:
Aziz Nasirzadeh (Menteri Pertahanan Iran).
Ali Shamkhani (Sekretaris Dewan Keamanan Nasional).
Baca Juga: Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
Mohammad Pakpour (Komandan Korps Garda Revolusi Islam/IRGC).
CENTCOM menyatakan bahwa operasi ini memang dirancang untuk melumpuhkan total perangkat keamanan rezim Iran. Di sisi lain, Iran mulai melancarkan ancaman balasan dengan laporan masuknya rudal dan pesawat nirawak (drone) di berbagai titik di kawasan tersebut.
Pejabat militer Amerika Serikat memperingatkan bahwa operasi tempur ini tidak akan berakhir dalam waktu singkat dan kemungkinan besar akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Trump juga telah mengakui adanya risiko jatuhnya korban dari pihak militer Amerika dalam operasi berisiko tinggi ini.
Hingga berita ini diturunkan, dunia masih menanti bukti visual atau pernyataan resmi lebih lanjut untuk memastikan status sebenarnya dari para pemimpin tertinggi Iran. Ketidakpastian informasi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya perang regional yang tak terkendali di Timur Tengah.
Berita Terkait
-
Prediksi Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Usai Serangan Amerika Serikat
-
Rudal Israel Hantam Iran, Nasib Tragis Eks Barcelona Terjebak di Pesawat Saat Teheran Membara
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama