Suara.com - Sensor sidik jari akhir-akhir ini menjadi salah satu fitur standar untuk melindungi ponsel. Sebagian besar ponsel menempatkan sensor untuk membaca sidik jari di tombol Home, di belakang atau bahkan disamping.
Baru-baru ini, LG Innotek mengumumkan, perusahaan telah mengembangkan modul sensor sidik jari baru, dengan posisi yang tersumbunyi di balik layar kaca ponsel. Artinya, pengguna tidak mengetahui secara pasti dimana sensor pembaca sidik jari berada.
Tapi untuk cara kerjanya akan sama. Pengguna cukup menempatkan jari mereka di atas kaca dan sensor akan memindai kemudian membuka perangkat mereka.
Tujuan perusahaan adalah untuk menghasilkan desain yanng lebih ramping dan melindungi modul dari kerusakan. Kabarnya, LG juga mengklaim jika sensor sidik jari mereka lebih akurat dibandingkan dengan produsen yang menempatkan sensor pada tombol.
Disinyalir, tingkat kesalahan membaca sidik jari adalah 0,002%. Sayang, belum diketahui siapa yang akan mengadopsi desain unik seperti milik LG ini. Tapi Qualcomm telah mengusulkan desain serupa di masa lalu sehingga masih harus dilihat siapa yang akan menjadi yang pertama masuk pasar. (Ubergizmo)
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK