Tekno / Gadget
Kamis, 05 Mei 2016 | 17:16 WIB
Ilustrasi iPhone (Shutterstock).

Suara.com - Pemerintah India telah menolak permohonan Apple untuk mengimpor dan menjual telepon-telepon seluler pintar bekas di negerinya, demikian dikatakan kementerian telekomunikasi India, Selasa (3/5/2016) seperti dikutip Bloomberg.

Kementerian itu mengatakan bahwa permintaan Apple yang ingin menjual iPhone daur ulang, dengan harga yang lebih murah, telah ditolak. Apple pernah mengajukan permohonan yang sama pada 2015, tetapi ditolak oleh kementerian lingkungan hidup India.

Adapun para rival Apple telah menggelar kampanye di India untuk menolak rencana penjualan iPhone bekas. Alasannya karena langkah Apple itu akan memicu derasnya arus barang elektronik bekas ke India dan bertentangan dengan program nasional bertajuk "Make in India" yang diperjuangkan oleh New Dehli.

Keputusan pemerintah India ini dinilai pukulan telak bagi Apple, yang sedang berusaha mencari pasar baru bagi produk-produknya terutama iPhone, setelah penjualannya di Cina mengalami penurunan.

 Apple hanya menguasai 2 persen pasar smartphone India, karena harga yang ditawarkan untuk iPhone masih terlalu mahal untuk publik di negeri itu. 

Apple juga diketahui tengah mengajukan permohonan untuk mendirikan gerai resminya di India. Tetapi kini rencana itu dipertimbangkan kembali.

 Adapun Apple belum memberikan komentar resmi terkait keputusan India tersebut.

Load More