- Polisi menangkap tiga penadah berinisial MR, MAA, dan J di sebuah apartemen wilayah Bekasi Timur pada Mei 2026.
- Petugas menyita 225 unit ponsel curian yang diperoleh tersangka dari berbagai lokasi keramaian untuk kemudian dijual kembali.
- Tersangka menggunakan modus penipuan layanan Apple Center untuk membuka kunci perangkat dan membungkus ponsel dengan aluminium foil.
Suara.com - Polisi menangkap tiga orang penadah ponsel curian. Ketiga tersangka yakni MR alias A, MAA alias A, dan J. Total ada 225 ponsel hasil curian yang ditampung oleh ketiga penadah tersebut.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma, mengatakan ketiga tersangka ditangkap di sebuah apartemen di wilayah Bekasi Timur.
Pengungkapan kasus ini bermula dari banyaknya laporan masyarakat terkait kehilangan ponsel di kawasan Blok M. Melalui scientific investigation, petugas akhirnya dapat mengantongi lokasi penampungan ponsel curian tersebut.
“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada sekelompok orang yang menadah handphone-handphone dari hasil curian, khususnya iPhone dan Android ya, berlokasinya di Bekasi,” kata Nugrahadi di kantornya, Jumat (8/5/2026).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, AKP Andre JR Simamora, mengatakan ketiga pelaku menampung ponsel hasil curian untuk dijual kembali.
Biasanya, ponsel yang hendak dijual dipasarkan melalui media sosial. Setelah itu, tersangka dan calon pembeli bertemu untuk bertransaksi secara cash on delivery (COD).
Sebelum menjual ponsel tersebut kepada calon pembeli, para tersangka terlebih dahulu membuka password atau iCloud untuk ponsel merek iPhone.
Untuk membongkarnya, mereka berpura-pura sebagai layanan Apple Center guna meminta password iCloud korban.
“Supaya korban menyerahkan alamat email, username iCloud, serta password, sehingga nanti apabila sudah berhasil di-bypass atau dijebol iCloud-nya, mereka bisa menjual kembali handphone tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga: Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
Namun, jika kata sandi ponsel tersebut tidak bisa dibuka, para tersangka akan membongkarnya. Setelah itu, penjualan dilakukan secara terpisah antara satu komponen dengan komponen lainnya.
Untuk mengelabui keberadaannya melalui pelacakan aplikasi, para tersangka juga menggunakan lembaran aluminium foil untuk mengaburkan sinyal.
“Gunanya adalah untuk mengaburkan sinyal ataupun pelacakan yang mungkin akan dilakukan oleh korban untuk mencari kembali handphone tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, ponsel-ponsel yang kini disita polisi biasanya didapat dari tempat keramaian seperti lokasi hiburan, konser, dan pusat keramaian lainnya.
Total ada 225 ponsel hasil curian yang disita petugas, terdiri dari 42 unit ponsel Android dan 183 unit iPhone.
Dalam perkara ini, para tersangka dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian dan dilapis dengan Pasal 592 KUHP tentang penadahan barang curian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Berita Terkait
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Pesona HP Murah Sejutaan, Itel Zeno 200 Hadirkan Android Go dan Fitur Tangguh
-
5 HP Murah Terbaru di Indonesia Mei 2026: Mulai Sejutaan, Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT