Suara.com - Bos Apple, Tim Coook menegaskan akan memproduksi iPhone dengan harga terjangkau. Pasalnya, perusahaan berbasis di Cupertino itu menyadari jika selama ini harga yang dibanderol untuk eluruh pasar masih tinggi, termasuk dua pasar 'baru'-nya, yakni di Cina dan India.
Hal ini disampaikan Cook dalam sebuah wawancara dengan media India tentang kesungguhannya berekspansi di India. "Ini merupakan produk mahal. Karena Anda akan dikenakan pajak di India dan tidak memiliki berbagai perlengkapan seperti yang dimiliki di AS. Jadi ini semua yang membuat iPhone menjadi mahal dibandingkan jika dijual di As," ujar Vikram Chandra kepada NDTV seperti dilansir dari BGR, Selasa (24/5/2016).
Cook pun langsung merespon dengan mengakui, semua itu menjadi tantangan tersendiri, seperti pajak dan kewajiban lainnya, ini semua yang membuat harga iPhone tinggi. Dia pun mengklaim, keuntungan di India itu tipis tapi harga sudah tinggi.
"Kami ingin melakukan berbagai hal untuk menurunkan harga dari waktu ke waktu sesuai kemampuan kami. Tapi kami tidak bisa menurunkan kualitas kami," paparnya.
Hal ini tampaknya menjadi indikasi bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan menurunkan harga iPhone dan membuatnya lebih terjangkau di beberapa pasar. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan meluncurkan model iPhone yang lebih tua di India dan begitu juga di pasar lainnya.
Rencana itu dilakukan untuk memdapatkan harga masuk yang lebih rendah. Apple juga bisa menjual iPhone refirbished di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, Apple iPhone SE menjadi iPhone termurah di jajaran ponsel Apple. Kemungkinan harga akan turun di beberapa tahun ke depan, baik di Amerika Serikat dan pasar lainnya.
Meskipun begitu, Cook menegaskan, pihaknya tidak akan bermain di persaingan banting harga. "Saya ingin konsumen di India dapat membeli dengan harga seperti harga di AS. Itu akan menjadi tujuan saya. Dan aku ingin pengguna memiliki semua layanan," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
-
Lebaran Perdana XLSMART, Jaringan Dipersiapkan Hadapi Lonjakan Trafik hingga 30 Persen
-
Terpopuler: HP Gaming Murah, Honor 600 Lite Siap Rilis
-
7 HP Gaming Paling Murah dengan RAM Besar, Solusi Main Game Lancar Anti Lag
-
Pakar Ungkap Alasan Pembatasan 1 NIK 3 Nomor per Operator
-
Monster Hunter Wilds Siapkan Ekspansi Ukuran Besar, Ada Peta Anyar?
-
Siapa Roster EVOS di MPL ID Season 17? Transfer Anyar, Ada Bocoran Nama Baru
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 11 Februari: Ada M1014 Green Flame Draco dan Emote
-
Platform Digital Bikin Kerja Lebih Cerdas dan Produktif
-
Honor 600 Lite Siap Rilis, Pakai Chipset Anyar dan Baterai Jumbo