Di zaman teknologi dan serba cepat seperti sekarang, butuh beragam hal yang bisa membuat Anda bergerak cepat. Salah satu pendukungnya adalah aplikasi perpesanan atau aplikasichatting. Tentu saja dengan aplikasi chatting, komunikasi akan semakin lancar dan lebih hemat biaya.
Suara.com - Pilihan aplikasi chatting kini banyak tersedia. Anda bisa men-download semua aplikasichatting tersebut, kemudian mencoba semua pengalamannya. Nah, dari sekian banyak aplikasi chatting yang kamu gunakan, ada fitur baru di salah satu aplikasi chatting yang pasti ada smartphone. Apa itu?
Aplikasi chatting yang kini memiliki sebuah fitur terbaru adalah WhatsApp. Saat ini, aplikasi tersebut menghadirkan sebuah fitur yang bisa bikin pengalaman mengetik semakin lebih bernilai.
Dilansir dari berbagai sumber, WhatsApp kini memiliki sebuah fitur untuk mengutip pesan yang bisa kamu gunakan untuk membalas pesan lawan secara eksklusif. Maksudnya, ketika Anda ingin menjawab sesuatu dari teman chatting, namun pembicaraan saat itu sudah tidak sesuai dengan konteks jawaban dengan menggunakan fitur ini Anda hanya tinggal cari pesan pertanyaan dari lawan bicara dan kutip sehingga makna jawaban kamu menjadi lebih jelas.
Cara Menggunakannya
Sebelum masuk ke cara penggunaan, Anda harus tahu terlebih dahulu bahwa fitur ini pertama kali tersedia di versi beta WhatsApp v.2.16.118. Tetapi, ajaibnya versi WhatsApp v.2.16.6 berbasis Android dan iOS juga sudah bisa memungkinkan untuk menggunakan fitur ini. Jadi sebelum masuk ke penggunaan, coba cek terlebih dahulu apakah versi WhatsApp Anda sudah seperti yang di atas atau belum.
Sekarang, masuk ke cara penggunaannya. Untuk mengutip sebuah pesan dari lawan chatting, Anda hanya perlu untuk menahan pesan yang ingin kamu kutip sedikit lebih lama sampai muncul pop up. Sebelum hadirnya fitur ini, setelah melakukan hal itu maka yang akan tampil adalah opsi ikon bintang, Delete, Info, Copy, dan Forward. Sekarang, sudah opsi Reply. Nah dengan pilihan ini lah Anda bisa menggunakan fitur kutip pesan yang ada di WhatsApp.
Apa Perbedaan dengan Membalas Seperti Biasa?
Jika kamu menanyakan apa perbedaannya dengan membalas atau mengetik di kolom chat seperti biasa, jawabannya jelas beda. Saat mencoba mengutip pesan, maka lampiran pesan dari lawan chatting itu juga akan ditampilkan.Pesan orisinil akan memiliki sebuah tanda yang berbeda. Sehingga, saat kamu mengutip pesan tersebut, akan ada satu penegasan yang jelas antara pesan lawan dan jawabannya.
| Published by Jalantikus.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur