Suara.com - Tim mahasiswa dari Universitas Dian Nuswantoro Semarang menciptakan alat pemerah air susu ibu secara otomatis untuk memudahkan kalangan wanita karir.
"Alat pemerah ASI ini dilengkapi dengan sensor. Jadi bisa menyesuaikan produksi ASI dari tubuh," kata Kurniawati Puji Lestari, salah satu mahasiswa pencipta alat itu di Semarang, Jumat (5/8/2016).
Hal itu diungkapkan saat menunjukkan cara kerja alat pemerah ASI automatis yang dilengkapi bra beserta korsetnya di hadapan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Mahasiswa semester lima Fakultas Teknik Udinus itu, menjelaskan bahwa alat tersebut praktis karena perempuan yang sedang dalam masa menyusui tinggal mengenakannya karena sudah dilengkapi bra dan korset.
"Dengan adanya microcontroller, alat ini akan menyesuaikan produksi ASI. Kalau produksi banyak, alat ini memompa lebih cepat, namun kalau produksi ASI sedikit pemompaannya melambat," katanya.
Apabila produksi ASI berhenti, kata Kurniawati, alat yang dikerjakan oleh tim yang beranggotakan lima mahasiswa dalam waktu sekitar tiga bulan itu juga tidak akan bekerja untuk memompa ASI.
"Biaya produksi alat ini sekitar Rp1,5 juta/unit, namun kalau diproduksi massal harapannya bisa kurang dari itu," katanya, didampingi Fitara Maryuana yang juga anggota tim tersebut.
Kurniawati dan Fitara bekerja sama dengan tiga kawannya, yakni Rizki Nur Wahyuni, Muhammad Ilhami dan R. Rizky Riharja menciptakan alat itu karena terinspirasi kesibukan perempuan karier.
"Banyak ibu rumah tangga beralih profesi jadi wanita karier. Mereka jadi jarang memberikan ASI secara eksklusif karena kesibukannya. Dengan alat ini, bisa memerah ASI sembari bekerja," katanya.
Alat yang dinamai "Portable Pumping Bra" itu juga sudah diuji coba pada lima responden yang semuanya mengakui manfaat alat itu. Alat tersebut sendiri sekarang ini sedang dalam proses pengajuan hak paten.
Ita, sapaan akrab Hevearita selaku Wakil Wali Kota Semarang, mengapresiasi hasil kreatif lima mahasiswa itu yang bisa membantu perempuan karier dalam memberikan ASI eksklusif.
"Jadi, sambil kerja bisa memerah ASI. Tidak perlu lagi masuk ke ruang laktasi untuk memerah ASI, sebab alat ini juga sudah dilengkapi semacam bra yang bisa dikenakan sehari-hari," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
3 Freezer Kulkas ASI Bebas Bunga Es Terbaik, Hemat Tempat dan Listrik
-
Via Vallen Murka Usai Jadi Korban Body Shaming: Disuruh Diet Pas Lagi Menyusui Dua Anak!
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Semarak Merah Putih BRI Hadir di Sofifi Maluku Utara, UMKM Dapat Berkah
-
Lebih dari Sekadar Remake: Ayah, Aku Mau Cerita Buktikan Sinema Bisa Memanipulasi Realita
-
BRI dan Pemprov Maluku Utara Kolaborasi Perkuat UMKM dan Ekonomi Desa
-
Bank Sumsel Babel Tawarkan 61 Objek Lelang Senilai Rp30 Miliar, Terbuka bagi Masyarakat
-
Jebakan Repost di Instagram: Saat Kepedulian Sosial Berakhir Menjadi Validasi Digital
-
Hot Wheels Monster Trucks Live Perdana di Indonesia, Hadirkan Aksi Ekstrem di Indonesia Arena