Suara.com - Google bersiap meluncurkan fitur 'Lite Mode' untuk Google Search dan Youtube di Indonesia. Akan tetapi, bukan cuma 'Lite Mode' yang akan dihadirkan oleh Google bagi pengguna internet di Tanah Air.
Banyak fitur dan program yang diumumkan Google dalam acara 'Google for Indonesia', Selasa (9/8/2016) kemarin di Jakarta. Berikut ini adalah beragam rencana Google untuk Indonesia yang semuanya dilaksanakan untuk mengatasi masalah kualitas jaringan serta memperluas jangkauan pengguna internet.
1. Youtube Accelerator
Vice President Engineering for Emerging Experience Youtube John Harding mengungkapkan, Youtube Accelerator akan segera hadir untuk tempat-tempat publik, UMKM, atau kafe di Indonesia. Youtube Accelerator sendiri adalah alat yang dapat membuat konten video yang disajikan penyedia video online itu berjalan dengan kecepatan nyaris instan dengan menggunakan 'local caching'.
2. Google Maps Offline
Vice President Hugh Williams Engineering Google Maps Hugh Williams menjelaskan, Google Maps di Indonesia bakal memiliki pilihan untuk digunakan secara offline untuk menghemat data. Wilayah peta dapat diunduh dan disimpan di SD card untuk menghemat bandwidth dan digunakan secara offline.
3. Google Assistant
Vice President Product Management Search Tamar Yehoshua mengatakan, fitur Google Assistant yang memungkinkan percakapan dua arah antara seseorang dengan Google, akan dirilis dalam bahasa Indonesia. Selain itu, Google Search juga akan menampilkan knowledge card yang menyajikan info ringkas tentang hasil pertandingan olahraga dan spesifikasi motor, dua topik yang sesuai dengan tren penelusuran masyarakat Indonesia.
4. Google Chromecast
Vice President Engineering Youtube John Harding menjelaskan, Google Chromecast akan segera dijual di Indonesia. Alat ini akan memudahkan konten video Youtube dan konten-konten online lain ditransmisikan ke televisi.
5. Latih 100 Ribu Pengembang
Product Management Director Google Developper Product Group Ben Galbraith memaparkan pihaknya akan melatih 100 ribu pengembang aplikasi dari Indonesia. Penyusunan materi Dasar-dasar Android untuk berbagai universitas terpilih, kelas Launchpad Accelerator ketiga pada 2017, lokalisasi program Google Developpet Certification adalah beberapa program pelatihan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol