Suara.com - Seorang remaja berusia 17 tahun berhasil diringkus setelah dituduh melakukanperetasan ke situs resmi Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena. Remaja ini pun memosting pesan yang menyerukan pengumuman penundaan ujian Level A.
Anak itu langsung dibawa oleh pihak kepolisian Sri Lanka ke tahanan atas dasar undang-undang kejahatan IT. Dari tingkahnya ini, remaja tersebut menghadapi denda 300.000 rupee atau sekitar Rp59,4 jutaan serta penjara selama tiga tahun.
"Kami menelusuri peretas ke rumahnya di Kadugannawa," kata seorang pejabat polisi.
Dari situ kemudian mengacu pada sebuah kota sekitar 100 km (62 mil) timur dari Ibukota, Kolombo.
"Website itu kemudian mengalami kelumpuhan selama akhir pekan setelah serangan itu," ujar polisi tersebut.
Kemudian di hari Senin, situs resmi presiden itu mulai berjalan normal kembali.
Peretas meghapus halaman depan website dan menggantinya dengan permintaan presiden menunda ujian GCE Tingkat Lanjutan.
Sebelumnya, website resmi kepresidenan Sri Lanka telah dibajak tapi ini adalah pertama kalinya seorang remaja telah ditangkap atas kejahatan IT di bawah hukum tahun 2007. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis