Suara.com - Sebuah riset yang digelar oleh Michigan State University, Amerika Serikat menunjukkan bahwa Ekuador dan Arab Saudi merupakan negara dengan orang-orang paling berempati di dunia.
Studi yang digelar pakar psikologi William Chopik dan diterbitkan dalam Journal of Cross-Cultural Psychology edisi Oktober ini menunjukkan bahwa tiga dari 10 negara paling berempati di dunia ada di Timur Tengah, dua di Asia Timur, dan tiga di Benua Amerika.
Para peneliti dalam studi ini melakukan survei online yang melibatkan lebih dari 104.000 orang dari seluruh dunia. Data-data yang dikumpulkan digunakan untuk mengukur rasa belaskasih responden terhadap orang lain dan apakah mereka mau melihat sebuah masalah dari sudut pandang orang lain.
Dari survei itu para ilmuwan membuat sebuah daftar berisi 63 negara, mulai dari yang paling berempati sampai yang tingkat empatinya paling rendah.
Dalam daftar itu, Ekuador dinobatkan sebagai yang paling berempati di dunia, diikuti oleh Arab Saudi, Peru, Denmark, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Amerika Serikat, Taiwan, Kosta Rika, dan Kuwait.
Chopik dkk mengaku terkejut bahwa tiga negara dari Timur Tengah - yakni Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait - masuk dalam rangking paling tinggi, mengingat perang saudara dan perang antarnegara sering terjadi di kawasan itu. Tetapi menduga bahwa hal itu disebabkan karena survei mereka tak membedakan antara perasaan empati terhadap orang sebangsa dengan perasaan empati terhadap mereka dari bangsa lain.
Adapun negara yang masuk dalam rangking paling rendah soal empati adalah Lithuania. Bahkan tujuh dari negara dengan tingkat empat paling rendah berada di Eropa Timur.
Studi ini sendiri diklaim sebagai studi pertama di dunia yang mengukur tingkat empati berdasarkan negara. (Science Daily)
Berita Terkait
-
Administrasi yang Membunuh: Menggugat Kaku Birokrasi dalam Tragedi di NTT
-
Krisis Empati dan Menakar Batas Etika Saat Mendengar Kabar Duka
-
Antara Empati dan Superioritas: Mengembalikan Makna Volunteer yang Berdampak
-
Anatomy of Curiosity: Saat Kemalangan Orang Lain Menjadi Kepuasan Otak Kita
-
Ada Peran Orang Tua Cegah Potensi Anak Jadi Pelaku Bullying, Ajarkan Empati!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
24 Kode Redeem FC Mobile 6 Februari 2026: Jadwal Lucio OVR 117
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Spesifikasi Advan Workmate Ultra, Laptop Murah dengan Intel Core Ultra
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi
-
Terpopuler: Gempa Pacitan Sebabnya Apa? Black Shark Gahar Muncul
-
Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Jika Tembus M 7,0 Berpotensi Tsunami