Suara.com - ASUS kembali menyuguhkan sebuah solusi alternatif yang memang diperlukan oleh perusahaan untuk menujang bisnis mereka. Kali ini, solusi tersebut hadir dalam sebuah perangkat personal komputer berteknologi andal, yang mampu menjaga efisiensi daya tetap irit sehingga mampu menghemat energi.
“PC desktop ASUS D320MT adalah sebuah komputer dengan power supply unit (PSU) bersertifikasi 80 plus,” ujar Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia dalam keterangan resminya.
Dia menambahkan, sertifikasi tersebut menjamin tingkat efisiensi daya hingga 80 persen sehingga meminimalkan pembuangan panas dan menekan biaya konsumsi listrik.
Juliana mengilustrasikan, semisal perusahaan Anda memiliki personal komputer dengan PSU yang sanggup menyediakan daya sebesar 500 Watt, kemudian sang PC sejatinya hanya mengonsumsi daya DC 200 Watt. Dengan efisensi daya sebesar 60 persen, kemungkinan tegangan yang akan ditarik menjadi 330 Watt sehingga akan membuang listrik sebesar 130 Watt.
“Lain cerita ketika menggunakan PSU bersertifikasi 80 plus. Konsumsi listrik yang mampu dihemat menjadi lebih banyak sehingga yang terbuang dan diubah menjadi panas akan semakin sedikit,” ucapnya.
“Mengacu pada penjelasan tadi, jumlah Watt yang akan ditarik oleh PC akan semakin hemat menjadi 245 Watt sehingga hanya akan menyisakan pembuangan 45 Watt saja yang kemudian diubah menjadi panas,” tambah Juliana.
Dengan konsumsi listrik yang lebih efisien, secara otomatis beban tagihan pun menjadi lebih hemat. ASUSPRO D320MT hadir dengan form factor yang lebih besar.
Power Supply Unit (PSU) nya mampu menyimpan daya sebesar 500 Watt dan memiliki bobot total sebesar 11 Kg. Desain yang diberikan tak kalah menarik, komplit dengan kelengkapan port yang disediakan.
Ditenagai oleh prosesor Intel Core I dari mulai varian Intel Core i3 Processor hingga Intel Core i7 Processor generasi ke-6 (skylake), D320MT dijamin mampu menjadi perangkat desktop yang
dapat diandalkan untuk mendukung produktivitas dan kinerja karyawan.
Performanya akan semakin lancar dikarenakan telah dipasangkan memori RAM berjenis DDR4 berukuran 4 GB untuk berkolaborasi bersama prosesor. Sementara desktop ini juga telah mendukung resolusi display berteknologi 4K.
Anda dapat memasangkan tiga buat monitor sekaligus melalui sambungan VGA Port, HDMI, dan Display Port jika dibutuhkan. Karena ditujukan untuk segmen korporasi, lini desktop ASUSPRO juga dikenal sangat ketat terhadap segala macam bentuk pengamanan data.
Harga yang dibanderol Rp8,999 juta dengan garansi selama tiga tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?