- Nama Sri Mulyani muncul terkait kapasitas profesional di World Bank Group.
- Hary Tanoe dan Keluarga Widjaja disebut dalam konteks relasi bisnis global.
- Penyebutan tokoh Indonesia di Epstein Files tidak terkait dengan tindakan kriminal.
Suara.com - Masyarakat Indonesia dan netizen internasional ramai membahas mengenai Epstein Files. Perlu diketahui, Epstein Files yang memuat 3 juta halaman ternyata menyebut nama Sri Mulyani dan konglomerat Indonesia.
Dua nama pengusaha atau konglomerat Tanah Air yang tercantum pada Epstein Files adalah Hary Tanoesoedibjo dan Eka Tjipta Widjaja.
Menurut Forbes, Hary Tanoesoedibjo sempat masuk ke dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia pada 2025.
Jumlah kekayaan pengusaha media tersebut ditaksir menyentuh 1 miliar dolar AS atau Rp16,8 triliun pada 4 Februari 2026.
Eka Tjipta Widjaja sendiri dikenal sebagai pengusaha Indonesia yang mendirikan Grup Sinar Mas.
Jumlah kekayaan Keluarga Widjaja ditaksir mencapai 11,9 miliar dolar AS atau Rp170 triliun.
Apa Itu Epstein Files?
Terbitnya jutaan dokumen dalam Epstein Files menjadi titik skandal Jeffrey Epstein, sebuah pengungkapan masif hasil investigasi selama dua dekade yang dimungkinkan oleh Epstein Files Transparency Act 2025.
Meskipun Epstein ditemukan tewas secara misterius sebelum sempat menghadapi persidangan federal, berkas-berkas ini secara gamblang membedah jaringan perdagangan seks anak pada jaringan kejahatan global.
Baca Juga: Biodata dan Agama Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files
Dokumen juga memuat koneksi Epstein dengan tokoh-tokoh global, mulai dari Bill Clinton, Donald Trump, dan Elon Musk, hingga anggota keluarga kerajaan.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice alias DOJ) telah merilis Epstein Files pada akhir Januari 2026.
Dokumen tersebut memuat 3 juta halaman, 180 ribu file foto, dan 2.000 buah video. Tak hanya bukti kejahatan, sejumlah dokumen memuat kegiatan bisnis Jeffrey Epstein yang terkait saham, Bitcoin, properti, hingga investasi startup.
Mengapa Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Ada di Epstein Files?
Sejumlah tokoh Indonesia termasuk Sri Mulyani dan Jokowi diketahui muncul pada Epstein Files. Epstein Files ternyata memuat pembahasan atau topik Indonesia sebanyak 902 kali.
Jokowi muncul pada dokumen 'EFTA01978403' tepatnya pada "JP Morgan 'Global Asset Allocation'" tanggal 25 Juli 2014.
Berita Terkait
-
Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika
-
Bukan Cuma Jokowi dan Sri Mulyani! Ini Daftar Nama Tokoh RI yang Disebut di Epstein Files
-
Epstein Files Ungkap Investasi Bitcoin Jefrey Sejak Belasan Tahun Lalu, Elite Global Visioner?
-
24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Cara Memakai Cushion agar Tidak Cakey, Ikuti 7 Langkah Ini
-
Bahaya Racun Makeup Viral: Tren Glowing yang Merusak Kulit Wajah
-
7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik
-
Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli