Suara.com - Jaksa menuntut penangkapan Vice Chairman Samsung Lee Jae Yong karena skandal korupsi President Park Geun Hye. Samsung merupakan perusahaan paling berharga di Korea Selatan dan penangkapan kepala de facto dan "putra mahkota" bisa menyebabkan masalah mendalam untuk operasional perusahaan.
Lee merupakan putra dari Chairman Samsung Lee Kun Hee, yang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit selama dua tahun terakhir. Kondisi ini diungkapkan juru bicara tim jaksa Lee Kyu Chul. Dia mengakui, peristiwa penangkapan ini sedikit banyaknya akan mempengaruhi kondisi perekonomian Korea Selatan.
"Kami percaya, lebih penting melaksanakan keadilan," ucapnya.
Pimpinan Samsung itu diduga telah melakukan penggelapan, berbohong di bawah sumpah parlemen dan menawarkan suap senilai 43 miliar won atau sekitar Rp486 triliunan untuk Choi Soon Sil, teman dekat presiden yang dituduh menerima suap dari bisnis besar untuk mempengaruhi keputusan pemerintah.
Peneliti mengatakan mereka memiliki bukti bahwa Park adalah kaki tangan dalam kasus suap Samsung, namun mereka belum memutuskan apakah akan resmi menjadikannya sebagai tersangka. Hingga saat ini Park tengah menghadapi proses persidangan.
Tuduhan tersebut langsung disanggah Samsung. Menurut juru bicaranya, pabrikan smartphone besar itu menyangkal telah melakukan penyuapan untuk mempengaruhi keputusan pemerintah. Meskipun kemudian Lee Kun Hee mengakui bahwa dirinya bertanggung jawab moral dan hukum secara penuh, atas dana tertentu yang digunakan untuk menyuap hakim dan para politisi pada 2008.
Dia dinyatakan bersalah untuk masalah keuangan dan penggelapan pajak, yang membuatnya mendapatkan denda dan hukuman penjara yang ditangguhkan, meskipun ia kemudian diampuni oleh presiden Lee Myung Bak. [Morningstar Online]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali