Suara.com - Memiliki lebih dari satu telepon seluler sudah jadi tren saat ini. Punya dua ponsel sudah biasa, tetapi jika sudah tiga biasanya merepotkan dan sebaiknya kamu menjual salah satunya.
Tapi bisakah kamu menjual ponsel bekas dengan harga layak? Tentu saja bisa. Perhatikan 7 tips menjual ponsel bekas dengan harga tinggi dari JalanTikus berikut:
1. Periksa kelengkapan bawaan
Smartphone yang dijual tanpa dus dan aksesoris bawaan, harga jualnya tentu bakal turun drastis dibandingkan dengan yang lengkap. Jadi pastikan kamu periksa kembali kelengkapan aksesoris, charger dan teman-temannya.
2. Tata dengan rapi
Berikutnya simpan dan kemas semua peralatan smartphone dengan rapi, kalau bisa susunlah agar terlihat seperti baru. Kembali lagi, ini adalah strategi kita agar smartphone dapat terjual dengan harga yang pantas. Paradigma seseorang dalam menentukan harga dari sebuah barang adalah tampilan awalnya. Jika ketika melihat pertama kali sudah tidak tertarik, maka harganya pun akan jauh dari ekspektasi awal.
3. Jual ke orang dekat
Jika kondisi smartphone masih sangat bagus dan like new, sebaiknya kamu tawarkan dulu ke teman, tetangga, atau saudara. Biasanya harga jualnya bisa lebih tinggi, apa lagi bila diiming-iming bisa dicicil. Pastinya enggak bakal peduli lagi soal harga, pastikan orang tersebut benar-benar dekat dengan kamu ya.
4. Jual online atau ke toko offline?
Kamu tahu sendiri dong betapa sadisnya tawaran jika menjual smartphone di toko offline. Wajar sih mengingat mereka akan menjual kembali smartphone yang kita jual dan entah kapan smartphone kamu terjual kembali. Semakin lama, tentunya harga smartphone juga semakin turun. Jadi kami rekomendasikan langsung saja jual ke pembeli langsung, bisa melalui Kaskus atau OLX. Jika barang kamu bagus, pastinya harga juga bagus.
5. Bikin deskripsi dan foto semenarik mungkin
Jika kamu sudah memutuskan untuk menjual secara online, buatlah deskripsi kondisi smartphone kamu secara rinci. Jangan berlebihan apalagi bohong, tulis apa adanya saja. Lengkapi pula dengan foto-foto menarik dari HP tersebut, adanya foto meningkatkan ketertarikan calon pembeli.
6. Pilih cara pembayaran yang tepat
Umumnya terdapat 3 pilihan sistem pembayaran yang bisa kamu pilih, yakni COD (cash on delivery), rekening bersama, atau transfer langsung. Jika ingin menjual ponsel bekas dengan cepat, tanpa bertele-tele, sebaiknya tawarkan sistem COD. Dengan sistem ini, calon pembeli akan lebih percaya pada kualitas barang yang kamu tawarkan, karena mereka bisa memeriksanya langsung saat akan membayar.
7. Berikan jaminan
Jika kamu yakin barang yang dijual sehat walafiat, jangan takut berikan jaminan. Misalnya 3x24 jam untuk jaminan mesin ataupun konsultasi. Tentunya calon pembeli akan merasa lebih aman dan nyaman, sehingga HP bisa terjual dengan harga tinggi.
Artikel Menarik Lainnya:
Smartphone Android Baru yang Unjuk Gigi di CES 2017
10 Smartphone Android Terbaru November 2016
10 Smartphone Android Terbaru Oktober 2016 di Bawah 4 Juta
| Published by Jalantikus.com |
Berita Terkait
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
Nggak Harus Baru, 5 HP Flagship Bekas Rp2-3 Jutaan yang Masih Worth It
-
Cara Cek HP Bekas yang Komponennya Sudah Diganti, Jangan Tertipu Bodi Mulus
-
Rp3 Jutaan Bisa Dapat iPhone Apa di Desember 2025? Ini Seri yang Masih Worth It Dibeli
-
7 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Anda Menjual HP
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar