Tekno / Gadget
Kamis, 08 Januari 2026 | 14:44 WIB
Ilustrasi membeli HP bekas. [Unsplash/Evgeny Opanasenko]
Baca 10 detik
  • Membeli HP bekas masih menjadi opsi menarik bagi yang memiliki budget terbatas.
  • HP bekas memiliki spesifikasi tinggi dengan harga miring.
  • Namun banyak unit yang beredar di pasar adalah HP hasil "kanibalan" atau rekondisi.

Suara.com - Membeli HP bekas atau second-hand menjadi solusi cerdas bagi banyak orang untuk mendapatkan spesifikasi tinggi dengan harga miring.

Apalagi di tengah tren kenaikan harga gadget baru, meminang "mantan flagship" atau HP kelas menengah tahun lalu terlihat sangat menggiurkan.

Namun, di balik bodi yang terlihat mulus, tersimpan risiko besar. Banyak unit yang beredar di pasar adalah HP hasil "kanibalan" atau rekondisi, di mana komponen internalnya sudah diganti dengan suku cadang kualitas rendah demi menekan harga jual.

Agar Anda tidak tertipu mendapatkan HP yang masa pakainya tinggal menghitung hari, berikut adalah panduan lengkap cara mengecek komponen HP bekas yang sudah tidak original.

1. Perhatikan Detail Baut dan "Garis Lem" pada Bodi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah inspeksi fisik secara mendalam. HP modern saat ini dirancang dengan presisi pabrik yang sangat rapat.

Cek Baut di Lubang Charger: Jika baut terlihat lecet atau warnanya sudah terkelupas, itu indikasi kuat ponsel pernah dibongkar menggunakan obeng manual.

Garis Lem di Backcover: Raba bagian tepi antara casing belakang dan rangka. Jika terasa ada tonjolan lem yang tidak rata atau celah (gap) yang tidak simetris, kemungkinan besar HP tersebut pernah dibuka untuk mengganti baterai atau komponen internal lainnya.

2. Rahasia Mengecek Layar (LCD) Original vs KW

Baca Juga: Komdigi Mau Transaksi HP Second Bisa Balik Nama, Mirip Jual Beli Motor

Layar adalah komponen paling mahal sekaligus paling sering diganti dengan kualitas KW (tiruan).

Warna dan Kontras: Layar original biasanya memiliki warna yang tajam dan hitam yang pekat (terutama panel AMOLED). Layar KW cenderung memiliki backlight yang bocor (kebiruan di pinggir) dan warna yang agak pucat.

Uji Sensitivitas: Aktifkan fitur Pointer Location di opsi pengembang (Developer Options). Coba coret seluruh area layar. Jika ada garis yang terputus atau respon yang lambat, bisa dipastikan itu layar kualitas rendah.

Fitur Khusus: Pada iPhone, cek fitur True Tone. Jika fitur ini hilang di pengaturan, hampir 90% layar tersebut sudah pernah diganti. Pada Android, cek apakah sensor sidik jari di bawah layar (In-display Fingerprint) masih berfungsi cepat. Layar KW seringkali membuat sensor ini tidak berfungsi atau sangat lemot.

3. Gunakan Aplikasi "Detektif" Komponen

Jangan hanya percaya pada apa yang tertulis di menu "Tentang Telepon". Gunakan bantuan pihak ketiga untuk membedah identitas hardware yang sebenarnya.

Load More