Suara.com - Agenda debat ketiga Pilkada DKI Jakarta yang digelar oleh KPU DKI di Hotel Bidakara, Jumat (10/2/2017) malam, telah resmi berakhir. Pemirsa siaran langsung debat di TV maupun netizen secara umum, pun sudah mendapatkan gambarannya masing-masing. Meski begitu, pembicaraan tentangnya mungkin masih belum akan usai.
Sebagaimana debat kedua lalu, Suara.com pun kali ini kembali melakukan polling via fitur live video Facebook, lewat laman resmi media ini di situs tersebut. Hasilnya kali ini ternyata tidak banyak berbeda dengan hasil polling terdahulu, di mana pendukung atau penyuka pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, ternyata masih yang terbanyak.
Dalam polling kali ini yang ditayangkan live selama sekitar 50 menit, mulai sekitar pukul 20.00 WIB atau ketika acara debat sudah berjalan, Ahok-Djarot tercatat mendulang dukungan sebanyak 818. Sementara itu pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, meraih dukungan sejumlah 175, diikuti pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan 139 dukungan.
Seperti polling terdahulu, dukungan yang dimintakan dan dihitung didasari pada reaksi netizen atau pemirsa video tersebut. Masing-masing ditandai berdasarkan emoticon "Love" untuk Agus-Sylvi, "Haha" untuk Ahok-Djarot, dan "Wow" untuk Anies-Sandi. Pertanyaannya sendiri adalah: "Dari ketiga paslon, yang mana yang penampilannya paling meyakinkan di #DebatFinalPilkadaJKT malam ini?"
Selain reaksi resmi yang jadi bahan penghitungan, video polling yang berakhir sekitar pukul 21.00 WIB ini juga mencatatkan lebih dari 1.800 komentar. Sebagian besar di antara komentar pun tampak berisikan angka (nomor urut) atau seruan dukungan untuk paslon pilihan masing-masing netizen, kendati ada juga yang menuliskan komentar lebih panjang.
Video ini juga tercatat telah dibagikan sebanyak 36 kali, dengan jumlah viewer (pemirsanya) sampai dengan berakhirnya live berjumlah lebih dari 10.000 akun.
Sebagai informasi, Suara.com bukan satu-satunya yang menayangkan polling sejenis via Facebook pada momen ini. Salah satu yang juga melakukan hal serupa adalah media komunitas terkenal Kaskus, yang bahkan menayangkan polling-nya sampai 2,5 jam lebih.
Menggaet pemirsa jauh lebih banyak hingga hampir 200 ribu, reaksi lebih dari 40 ribu, serta komentar lebih dari 30 ribu, polling Kaskus ini pun mencatatkan keunggulan dukungan bagi pasangan Ahok-Djarot dengan 26.842 reaksi, diikuti Agus-Sylvi dengan 7.135, kemudian dukungan untuk Anies-Sandi sebanyak 5.512.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan