Suara.com - Setelah memamerkan beragam perangkat teknologi pada gelaran Mobile World Congress 2017 beberapa bulan lalu, ZTE kini membawa produk-produknya ke Indonesia dalam rangkaian ZTE LEading 5G Innovations Tour 2017.
Salah satu teknologi yang mereka tawarkan adalah Function Network Virtualisation (NFV) yang diciptakan untuk menurunkan biaya perawatan jaringan sebuah operator.
Sebagaimana diketahui, pengelolaan jaringan telekomunikasi umumnya menggunakan sejumlah besar perangkat keras. Dengan sekian banyak perangkat yang digunakan, biaya operasional sebuah operator dapat membengkak.
Teknologi NFV memungkinkan fungsi sebuah jaringan terjadi tanpa mengandalkan hardware khusus. Sehingga, pengelolaan jaringan dapat dilakukan sebuah operator secara lebih efisien.
Dalam paparan Tu Jiashun, VP of ZTE Core Network Product Line, teknologi NFV memiliki prinsip yang sama dengan teknologi cloud. Secara singkat NFV dapat memvirtualkan sistem pengelolaan jaringan.
"ZTE menjadi pelopor inovasi di bidang virtualisasi jaringan dan teknologi arsitektur jaringan awan yang membantu para operator meningkatkan infrastruktur mereka," ujarnya di Jakarta, Selasa (18/4/2017).
NFV juga menawarkan tampilan antarmuka yang seragam. Ia juga menyediakan penjadwalan terpusat, pengelolaan sumber daya virtual, dan instalasi otomatis.
"Dengan NFV, biaya operasional dapat dipangkas secara drastis," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
ZTE dan XLSMART Resmikan Innovation Center di Jakarta, Percepat Adopsi 5G-A dan AI di Indonesia
-
Teaser Feel the Wind nubia Bikin Penasaran, HP Gaming Baru dengan Pendingin Canggih ala REDMAGIC?
-
ZTE dan XLSMART Bangun 20.000 Site Jaringan dalam 8 Bulan, Siap Perkuat Internet Indonesia
-
4 Rekomendasi HP untuk Game Berat Paling Murah 2026: Anti Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
ZTE dan MyRepublic Luncurkan MyRepublic Air 5G FWA, Perluas Akses Internet Cepat ke Luar Jawa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik